Tips

Lelah Sekali Berulang Kali Dibohongi, Ini Caranya Agar Tak Ditipu Lagi

berbohong

Kenapa kita sulit sekali mendeteksi kebohongan? Itu terjadi karena kita sudah terlalu terbiasa untuk berbohong dan dibohongi. Sebuah studi di toronto Canada menemukan bahwa 90 persen anak, sudah belajar berbohong semenjak usia 4 tahun.

Kemudian studi lain menyebutkan 60 persen orang dewasa minimal melakukan satu kebohongan setelah 10 menit melakukan pembicaraan. Sementara sisanya alias 40 persen, berbohong sedikitnya 10 kali dalam satu minggu.

Kebohongannya mungkin bukan sesuatu yang serius. Misalnya ditanya kabar, kita menjawab baik padahal tidak. Atau memuji penampilan seseorang ketika diminta pendapat padahal kita tidak menyukainya.

Coba bayangkan sejak usia 4 tahun kita sudah berbohong dan tentunya sudah dibohongi. Sekurangnya seminggu sekali kita berbohong dan dibohongi. Nah, karena sudah terlatih sejak kecil kita jadi tidak peka terhadap kebohongan. Secara tak sadar kita jadi permisif dengan perilaku bohong.

Permasalahannya, bisa jadi kita dihadapkan pada bentuk kebohongan yang membahayakan diri kita. Mulai dari dibohongi pasangan, rekan bisnis, dan lainnya dengan bentuk bohong yang melukai hati bahkan mencederai sebuah hubungan. Sayangnya, kita sering tak bisa merasakan kebohongan itu sesegera mungkin.

Untuk itu, kita perlu menajamkan lagi intuisi terhadap kebohongan. Supaya kita bisa membuat diri kita yang terbiasa tadi untuk lebih awas. Coba perhatikan, hal-hal ini!

Kok Tiba-Tiba Suaramu Jadi Lebih Tinggi?

Seseorang punya pola intonasi suara yang tetap. Coba perhatikan dimana tinggi rendah lawan bicara kita. Buat garis imajinasi kewajaran. Kemudian, perhatikan ketika mereka mulai bercerita. Jika pada satu titik, suaranya tiba-tiba menjadi tinggi atau justru menjadi rendah tanpa ada faktor luar yang mempengaruhi (marah, sedih atau sebagainya), itu sebuah tanda untuk kita waspada. Bisa jadi saat itu dia sedang berbohong

Kenapa Bicaramu Jadi Lebih Cepat Dari Biasanya?

Sama dengan intonasi, kecepatan bicara seseorang juga sudah ada standarnya masing-masing. Amati dan buat rata-rata jumlah kata yang biasa digunakan lawan bicara kita dalam satu menit. Pancing mereka untuk bicara hal-hal yang sudah kita ketahui. Misalnya, fakta diri seperti usia, informasi berita terbaru, dll.

Ketika kita sudah dapat standarnya, perhatikan ketika mereka membicarakan hal lain. Jika jumlah kata yang digunakan lebih sedikit atau lebih banyak, ini tanda bahwa mereka sedang berbohong. Mudahnya, orang yang berbohong cenderung bicara lebih cepat atau justru lebih lambat dibanding ketika sedang jujur.

Garuk-garuk hidung terus? Hidungmu gatal?

hidung gatal bohong

Penelitian menemukan bahwa sensor otak akan menerima informasi bahwa hidung terasa sedikit gatal atau ada yang mengganggu di hidung jika kita sedang berbohong. Sewaktu Bill Clinton ditanya disidang dan berbohong tentang selingkuhnya dengan Monica Lewensky, disebut bahwa Presidan Amerika Serikat itu menyentuh hidungnya sebanyak 88 kali! Jadi perhatikan apakah lawan bicara kita menyentuh hidungnya berulang-ulang ketika sedang menceritakan sesuatu.

Apa iya orang yang berbohong itu tidak bisa melihat mata lawan bicaranya?

Ini kesalahan yang sering diungkapkan tentang kebohongan. Banyak orang percaya bahwa ketika berbohong, orang tidak akan berani menatap lawan bicaranya. Hal ini salah besar! Karena justru orang yang berbohong akan cenderung menatap lawan bicaranya.

Semua itu dilakukan karena secara tak sadar orang yang sedang berbohong itu ingin mengetahui apakah kebohongannya berhasil atau tidak. Normalnya orang akan menatap lawan bicaranya 50 persen dari lama total kalimat yang dikeluarkannya. Jika ia memandang lebih dari 70 persen selama pembicaraan, kita harus hati-hati karena sepertinya ia sedang berbohong.

Kenapa melirik ke kiri terus?

Orang yang sedang berbohong akan cenderung melirik ke arah kiri. Jika ia sedang berbohong yang berkaitan dengan visual, misalnya “aku lihat, aku tidak melihat, sejauh yang aku tahu, tadi aku pergi ke..” maka ia akan melihat ke kiri atas. Sementara jika kebohongannya berkaitan dengan perkataan, “Aku gak bilang begitu, maksud aku bilang begitu…” maka ia akan melihat ke kiri secara mendatar.

mata berbohong

Jadi kamu jatuh cinta dengannya? Ya nggak sih!

Orang yang berbohong sering kali menggunakan kata-kata yang kontradiksi alias saling berlawanan dalam satu kalimat utuh. Kerena itu berhati-hatilah dengan kalimat “iya bukan begitu juga” atau “ya nggak sih” dan sejenisnya. Dalam kalimat panjang hal ini juga bisa terjadi.

Misalnya ada perbicangan seperti ini:

“Menurutmu si Anita cantik gak?”

“Banyak yang bilang dia cantik sih, tapi menurutku biasa saja”

Atau situasi lain misalnya:

“Bagaimana menurutmu dengan strategi marketing kita yang baru?”

“Dalam situasi normal bisa jadi itu gak berhasil, tapi dengan tim yang kita punya saya yakin bisa!”

Cerita Yang Dipanjang-panjangkan cenderung banyak bohongnya

Mereka yang berbohong cenderung lebih banyak menambahkan detail dan bumbu-bumbu cerita. Hal ini dilakukan secara tak sadar untuk menutupi kebohongan yang dilakukan.

Misalnya, kita ambil contoh sebuah situasi seseorang baru pulang dari kantor dan menemui istrinya:

“Halo sayang!” ucap si pria ketika baru pulang

“Hei, tumben baru pulang, macet ya?” tanya pasangannya

“Iya, wow jalanan tadi luar biasa macet. Di tol ada truk yang terbalik. Truk yang panjang itu loh, yang 18 roda kamu tahu khan? Dia melintang di tengah jalan, dan sepertinya sedang membawa container berisi buah-buahan. Banyak pisang, rambutan yang tumpah di jalanan. Mobil-mobil jadi tidak lewat. Kamu sendiri tahu tol dalam kota di jam pulang kantor begini, biasanya bisa 10-20 mobil tiap setengah menit. Kejadianlah panjang macetnya. Dan polisi baru tiba satu jam kemudian, itu pun menggunakan motor. Motor biasa, bukan motor gede…dst”

Detail yang keterlaluan seperti ini biasanya dikeluarkan jika seseorang sedang berbohong.

Oh begitu, coba kamu ceritakan terbalik?

Ini salah satu trick untuk mengetahui seseorang berbohong atau tidak. Seorang pembohong akan mempersiapkan ceritanya secara tak sadar di kepalanya. Semua detail sudah diperhitungkan. Masalahnya ketika kita berbohong, otak kita hanya melatih memanggil memori secara berurutan dari depan ke belakang.

Hal ini tidak bisa dilakukan sebaliknya. Kebohongan tidak bisa dilakukan secara terbalik. Biasanya ceritanya tidak akan selancar ketika bercerita dari depan ke belakang. Dan terutama jadi akan banyak detail cerita yang tidak konsisten.

Misalnya dicerita yang tadi, setelah selesai diceritakan, kita bisa bertanya secara mundur

“Tadi motor polisnya bukan yang besar jadi ya? Motor apa tadi?”

Kemudian disusul

“Iya tadi di tol jadi berapa mobil tiap setengah menitnya?”

“Kenapa mobilnya tidak bisa lewat?”

“Truknya bawa pisang, rambutan sama duku ya?”

Perhatikan bagaimana kita menambahkan detail buah duku. Jika lawan bicara mengiyakan dan tak mengkoreksi bisa dipastikan ia berbohong karena ia melewatkan detail tidak adanya duku yang jatuh dari truk itu.

Jadi lain kali, jangan mau dibohongi ya!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Padahal Iklan Tapi Video di Youtube Ini Banyak Ditonton! Kok Bisa?

Makin populernya Youtube bikin sebagian orang penasaran mencari rumusan agar videonya bisa ditonton oleh banyak orang. Mungkin termasuk kamu, yang sedang memulai karir sebagai youtuber.

Google pemilik situs Youtube, melalui Head of Marketing Google Indonesia, Veronica Utami, merilis daftar iklan terpopuler yang tayang di youtube. Salah satu video yang menduduki 10 iklan Youtube terpopuler di Indonesia adalah video berjudul “Semua Gara-Gara Saaih Halilintar – Ep 1” yang diunggah di kanal Youtube Smartfren. Dari data yang dirilis oleh social media analytics partner, Socialbakers, tiga video series bertajuk “Semua Gara-Gara Saaih Halilintar” menempati tiga posisi teratas sebagai video Youtube terbaik di Indonesia pada bulan Juni.

“Sebenarnya, video ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’ merupakan bagian dari kampanye digital #BaruTahuKan yang dibuat oleh Smartfren,” terang Fikri Hidayat Rangkuti, Senior Manager of Digital Operation Growmint yang merupakan digital agency partner Smartfren.

Fikri menjelaskan bahwa webseries mengenai ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’ merupakan hero content dari kampanye bertagar #BaruTahuKan yang digunakan untuk menjelaskan kepada publik bahwa Smartfren saat ini merupakan provider telekomunikasi dengan jaringan 4G dan dapat digunakan di semua telepon selular berbasis 4G.
“Selain webseries, campaign #BaruTahuKan juga terintegerasi dengan situs web barutahukan.com dan kanal media sosial Smartfren lainnya.” Terang Fikri.

Lantas apa saja resep Growmint dan Smartfren dalam membuat konten video ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’?

Memilih key opinion leader Yang Tepat, Jadi Penentu

“Kenapa webseries #BaruTahukan bisa menjadi populer di Youtube? Semuanya diawali dari pemilihan Saaih Halilintar sebagai key opinion leader sekaligus icon dalam video. Sebelum mengeksekusi video, tim di Growmint telah melakukan riset terlebih dahulu mengenai popularitas influencer di media digital selama tiga bulan terakhir,” ucap Fikri.

Kunci Lainnya Adalah Memilih Dan Menyesuaikan Momen Yang Pas

Video yang punya korelasi dengan keadaan saat ini cenderung bisa lebih viral. Hal ini yang juga dimanfaatkan Smartfren ketika membuat video web series #BaruTahukan. Cerita dari video tersebut disesuaikan dengan momen Ramadhan ketika video tersebut ditayangkan.

Tak Cuma Lewat Youtube, Optimasi Juga Dilakukan Melalui Sosial Media Lainnya

Meski Youtube sudah punya 1,3 miliar pengguna, namun kalau mau kontenmu berhasil dan ditonton banyak orang haruslah memanfaatkan sosial media yang lainnya. Sosial media serta aset lainnya tersebut diarahkan untuk mengajak pengunjungnya ke video yang dimaksud.

Hal ini yang dijalankan oleh Smartfren. Mereka memanfaatkan sosial medianya untuk mendapatkan pengunjung. Ditambah lagi untuk mendukung video tersebut, dirilis pula situs barutahukan.com yang membantu video tersebut lebih dikenal.

Pada Akhirnya Penonton Indonesia Itu Senang Tayangan Yang Ringan Dan Mudah Dicerna

Smartfren digital team, memaparkan bahwa selama periode digital campaign #BaruTahuKan, Smartfren yang berpartner dengan Growmint berusaha memahami karakter netizen di Indonesia dalam mengkonsumsi media digital, baik dalam bentuk teks, gambar, maupun video.

“Di bulan Ramadhan, berbagai brand selalu berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian audiensnya masing-masing, begitu pula dengan Smatrfren. Karena itu, kami mencoba mengutamakan konten yang sesuai dengan karakter netizen di Indonesia yang ringan dan mudah dicerna, namun tetap menyampaikan pesan dari Brand Smartfren itu sendiri,” terang Aldrige.

Dari hasil memahami karakter netizen di Indonesia, kemudian merencanakan konten brand campaign secara optimal, ketiga video webseries ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’ selalu menempati top trending di YouTube. Selain itu, Smartfren juga menempati 10 besar brand dengan interaksi tertinggi selama bulan Ramadhan menurut data yang dirilis oleh Socialbakers.

“Dan yang lebih utama, dampak terbaik dari keberhasilan digital campaign #BaruTahuKan adalah semakin banyak audiens di Indonesia yang tahu bahwa kini Smartfren bisa dipakai di ponsel apapun dengan jaringan 4G. Dengan kata lain, akan semakin banyak orang Indonesia yang dapat menjangkau koneksi internet yang lebih cepat, luas, dan stabil,” tutup Fikri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Kenali Keunikan Orang Yang Memiliki IQ Tinggi Dengan Gambaran Sikap Ini. Kamu Termasuk?

Tes IQ adalah jenis tes yang dilakukan untuk mengetahui tingkat kecerdasan seseorang. Untuk kamu yang pernah mengikuti tes IQ dan masih ingat seberapa tinggi nilaimu, mungkin akan berpikir bahwa angka tersebut menunjukkan tingkat kecerdasanmu. Tapi tunggu dulu, hasil dari sebuah tes IQ atau Intelligence Quotient itu tidak mutlak. Karena bisa saja saat tes orang tersebut menyontek, tidak konsentrasi, atau malah kurang sehat.

Salah satu studi yang dilakukan oleh Dr. Adrian Owen, seorang peneliti senior Canada Excellence Research Chair in Cognitive Neuroscience and Imaging di university’s Brain and Mind Institute menyatakan bahwa “Kepintaran yang dinilai hanya dari skor IQ adalah sebuah mitos. Hasil tes IQ tidak benar-benar menunjukkan kepintaran orang secara utuh dan menyeluruh”. Menilik hal itu, maka  indikator berikut ini bisa digunakan untuk dapat mengetahui apakah seseorang tersebut memiliki kepintaran khusus atau tidak.

Mereka Yang Genius Biasanya Mudah Tersenyum, Terutama Jika Ada Ide Cemerlang Yang Sedang Dipikirannya

Seseorang dengan kemampuan diatas rata-rata, biasanya memiliki dunia ideal dengan imajinasi sendiri. Mereka sering berpikir akan hal-hal cemerlang yang orang lain mungkin tidak pernah pikirkan. Hal inilah yang selalu berhasil memacu perasaan miliknya untuk lebih sering tersenyum.

Sesuatu yang tadi disebut sedang dipikirkannya seorang diri, sering membuatnya tersenyum pada waktu yang kurang tepat. Untuk itu lingkungan sekitar akan berpikir bahwa mereka bodoh, karena tiba-tiba tersenyum dengan sendiri tanpa ada penyebabnya. Meski kadang kala tersenyum juga tidak bisa dijadikan indikasi pasti untuk mereka yang cerdas. Karena kebanyakan senyum juga tentu akan menimbulkan tanda tanya yang berarti.

Baginya Malam Adalah Momen Terbaik Untuk Menemukan Imajinasi, Untuk Itu Mereka Sering Begadang

Sebelum menyimpulkan bahwa mereka yang suka begadang adalah cerdas, coba lihat aktivitasnya selama begadang. Lain cerita kalau ternyata begadangnya hanya untuk hal-hal sepele yang tidak penting. Mereka yang memiliki tingkat kecerdasan diatas rata-rata banyak menemukan ide cemerlang saat orang lain sedang tertidur. Ini adalah waktu yang dianggap paling baik untuk bisa berpikir dengan tenang. Semakin tinggi kecerdasan yang dimiliki, semakin banyak pula area otak aktif yang dimilikinya. Tubuhnya hanya akan bisa tertidur, ketika mengalami lelah yang berlebih setelah melewati larutnya malam. Untuk itu waktu tidur yang dibutuhkan akan jauh lebih banyak dari orang normal biasa. Agar dapat mengembalikan kekuatan tubuh yang hilang dan mengistirahatkan otak yang telah bekerja keras tersebut.

Tidak Terlalu Dikenal Oleh Lingkungan Sekitar Karena Cenderung Lebih Suka Menyendiri

Sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Harvard menyimpulkan bahwa “Ketika seseorang menghabiskan waktunya sendirian, dirinya cenderung memiliki ingatan yang lebih lama dan kuat di bandingkan dengan orang-orang yang kerap menghabiskan waktu dengan orang banyak”. Hal itu menjadi salah satu ciri-ciri dari orang yang memiliki tingkat IQ diatas rata-rata.

Kebiaasaanya yang lebih suka menyendiri membuatnya tidak terlalu dikenal. Bukan bermaksud menyombongkan diri, tapi segala aktivitasnya akan selalu dilakukan dengan upaya dan kemampuannya. Dia percaya bahwa dirinya memiliki segudang ilmu yang bisa dikembangkannya seorang diri. Selain itu ia juga akan lebih selektif dalam memilih teman. Atau dengan kata lain ia hanya akan berteman dengan seseorang yang lebih dewasa dan bisa menuntunnya ke arah yang jauh lebih baik dari pergaulan dengan orang-orang seusianya.

Disebut Aneh Karena Selalu Beda Dari Orang-Orang Pada Umumnya

Tingkat kecerdasan yang dimilikinya sering membawanya kepada kreasi luar biasa yang kadang mengejutkan. Hal hal ini menjadi sesuatu yang kadang sangat sulit diterima oleh masyarakat umum. Namun jika ternyata hasil dari kreasi yang dilakukannya itu bisa diterima, ia akan dinilai sebagai orang aneh yang memiliki ciri khas.

Segala sesuatu yang sering muncul pada pemikirannya, membuat dirinya merasa memiliki dunia sendiri. Dia pun akan melakukan apa saja yang menjadi keinginannya, tanpa memerdulikan pandangan orang lain akan dirinya. Dengan demikian rasanya wajar jika orang dengan IQ tinggi akan dipandang aneh oleh mereka yang kecerdasannya diangka rata-rata saja. Hanya orang dengan tingkat kecerdasan diatas rata-ratalah yang akan bisa memahami dan mengerti.

Sangat Obsesif Dalam Mengejar Tujuan Yang Di Inginkan, Terlihat Dari Tingkat Percaya Dirinya Yang Tinggi

Coba perhatikan orang-orang yang ada di sekitarmu atau diri kamu sendiri. Bila kamu menemukan seseorang yang terlihat sering berpikir logis dan bersikap rasional  dalam menjalani kehidupannya bisa jadi dia memiliki IQ tinggi. Dia memang memiliki kemampuan untuk mengendalikan dan memanfaatkan kecerdasan yang memang lahir secara alami dari dirinya. Semua sikap tersebut akan menuntunnya untuk mencapai obsesi besar dalam hidupnya. Terutama dalam mewujudkan mimpi-mimpi yang memang jadi keinginannya. Hal ini bisa diihat dari tingkat percaya diri yang dimilikinya. Baik dari segi antusiasme dan kecintaannya akan sesuatu yang memang dia inginkan. Dirinya akan selalu bersemangat dalam memanfaatkan peluang yang ada dihadapannya. Dia tahu betul apa yang menjadi keinginannya sangat sulit untuk dipengaruhi atau dihentikan. Kegigihannya membuat dia terlihat menonjol.

Bukan Bermaksud Terlihat Formal Tapi Ia Sadar Akan Pentingnya Pemakaian Bahasa Baku Dalam Komunikasi

Berbeda dengan orang biasa pada umumnya, mereka yang memiliki IQ tinggi biasa lebih sering menggunakan bahasa baku saat berkomunikasi. Kemampuan intelektual yang tinggi membuat mereka sadar bahwa gagasan atau pemikiran yang dimilikinya akan terasa rumit bagi orang lain. Maka dirinya perlu berbicara dengan frekuensi dan bahasa yang mudah dimengerti oleh banyak orang.

Salah satunya dengan pemakaian bahasa baku dan pemilihan struktur kalimat dan kata yang sederhana. Hal ini dilakukan agar lawan bicaranya bisa dengan mudah memahami maksud yang ingin ia sampaikan. Namun bisa juga kebiasaan tersebut dibentuk oleh lingkungannya sehari-harinya.

Sangat Gampang Merasa Bosan Ketika Dihadapkan Dengan Sesuatu Yang Monoton dan Tidak Menantang

Semakin tinggi tingkat kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang, membuatnya semakin mudah untuk mempelajari sesuatu yang baru. Hal ini pula yang membuatnya lebih mudah merasa bosan akan sesuatu yang ia jalani. Dirinya akan selalu mencari hal baru yang lebih bisa membuatnya merasa tertentang. Kemampuannya untuk memecahkan masalah dan teka-teki yang menantang membuatnya  puas. Setelah itu ia akan mencari hal-hal baru yang belum pernah dia taklukkan. Tipekal orang seperti ini tidak tertarik lagi untuk  melakukan sesuatu yang telah berhasil dikerjakannya.

Setiap orang memang tercipta sebagai seseorang yang cerdas meski dengan tingkat IQ yang berbeda-beda. Namun terlepas dari tinggi atau tidaknya IQ yang dimiliki, beberapa hal di atas menjadi gambaran. Kamu pun jadi bisa mengetahui ciri-ciri orang yang memang memiliki IQ tinggi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Ketahui Apakah Mata Kamu Normal atau Ternyata Buta Warna Parsial Dengan Tes Ini!

Untuk beberapa jenis profesi, ketelitian menjadi salah satu persyaratan yang dibutuhkan. Pernah tidak mengalami atau mendengar kisah tentang orang yang gagal menjadi polisi atau dokter karena dinyatakan menderita buta warna parsial. Apa itu buta warna parsial? Jika biasanya yang kita tahu, buta warna berarti hanya bisa membedakan warna hitam dan putih saja. Beda dengan buta warna parsial yang hanya sebagian, buta parsial hanya tidak dapat melihat warna tertentu dengan baik. Misalnya, masih bisa melihat warna merah dengan baik, tetapi kurang peka saat melihat warna hijau.

Sebelum Tes Buta Warna Parsial, Ada Baiknya Kamu Mengenal Beberapa Jenis Buta Warna Parsial

Sebenarnya ada beberapa jenis buta warna parsial yang bisa saja diderita oleh siapapun. Sebelum kamu memulai tes apakah kamu menderita buta warna parsial atau tidak, sebaiknya kamu ketahui dulu jenis-jenisnya. Protanopia merupakan sebutan untuk buta warna parsial yang melihat warna merah tampak seperti hitam. Mereka juga akan melihat warna kuning, oranye, dan beberapa warna hijau menjadi kuning. Sedangkan Protanomali sebutan untuk buta warna parsial yang melihat warna oranye, kuning, dan merah malah jadi lebih mengarah ke hijau. Warna-warna tersebut juga tampak tidak secerah warna aslinya. Kelainan ini cenderung ringan dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Jenis buta warna parsial berikutnya adalah deuteranomali, yaitu buta warna parsial yang melihat warna hijau dan kuning tampak seperti merah. Penderitanya juga sulit membedakan antara ungu dan biru. Meskipun demikian, kondisi ini  tidak mengganggu aktitas sehari-hari penderitanya. Berikutnya adalah deuteranopia. Istilah tersebut digunakan untuk menamai buta warna parsial yang menangkap warna hijau sebagai krem dan merah sebagai kuning kecokelatan.

Kedua jenis buta warna parsial yang lebih jarang terjadi adalah buta warna parsial yang sulit melihat warna biru dan kuning atau Tritanopia. Penderita ini melihat warna biru seperti hijau dan kuning seperti abu-abu terang atau keunguan. Selain itu, kondisi buta warna parsial yang melihat warna biru menjadi lebih hijau (tritanomali), juga tergolong sangat jarang. Kondisi ini juga kerap membuat penderitanya sulit membedakan warna pink, dengan merah atau kuning.

Untuk Melakukan Tes Buta Warna Parsial, Kamu Bisa Gunakan Cara Sederhana sampai cek ke dokter

Jika kamu ingin beralih profesi atau pindah divisi yang membutuhkan ketelitian tingkat tinggi atau hanya untuk memuaskan hasrat penasaran, apakah matamu normal atau menderita buta warna parsial. Ada beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan untuk mengecek kondisi matamu. Tes Ishihara adalah jenis tes yang paling umum digunakan untuk memeriksa buta warna. Sayangnya, tes ini hanya bisa mendeteksi buta warna merah-hijau.

Tes buta warna Ishihara menggunakan lingkaran yang terdiri dari banyak titik dengan warna dan ukuran berbeda. Beberapa titik akan membentuk angka tertentu. Sedangkan tes buta warna Cambridge hampir sama dengan tes Ishihara. Bedanya, pasien menggunakan layar komputer. Mereka diminta untuk mengidentifikasi huruf “C” yang warnanya berbeda dengan warna di sekitarnya. Ada lagi tes penyusunan, pasien diminta untuk menyusun objek berdasarkan gradasi warna yang sedikit berbeda. Contohnya, pasien diminta untuk menyusun balok dari gradasi warna biru tua-biru-biru muda.

Tes Anomaloscope adalah tes buta warna yang dilakukan dengan menggunakan alat mirip mikroskop. Melalui lensa alat tersebut, kamu diminta untuk melihat lingkaran yang dibagi menjadi dua warna, setengah kuning terang, setengahnya lagi merah dan hijau. Setalah itu kamu diminta menekan tombol pada alat ini sampai seluruh warna dalam lingkaran ini berubah menjadi sama. Sama seperti tes Ishihara, tes Anomaloscope hanya bisa mendiagnosa buta warna merah-hijau. Tes Farnsworth-Munsell mungkin jadi tes yang paling mudah kamu dapatkan, karena sekarang melalui internet kamu bisa mendapatkannya, pada tes ini menggunakan banyak lingkaran dengan berbagai gradasi dari warna yang sama, sama seperti tes penyusunan. Tes ini dilakukan untuk memeriksa apakah pasien dapat membedakan perubahan warna yang sangat tipis.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sumber Bahagia Yang Sering Terabaikan, Tidur Siang Meski Hanya Setengah Jam

malas

Setiap orang pasti mempunyai sumber kebahagiannya masing-masing. Bahkan hal-hal yang terkesan sangat sederhana sekalipun sebenarnya mampu menghadirkan kebahagiaan. Tidur siang adalah salah satu hal sederhana yang bisa membuat kamu jadi bahagia. Tidak hanya untuk anak-anak, hal ini juga berlaku untuk orang-orang dewasa.

Seorang psikolog bernama Prof. Richard Wiseman dari University of Hertfordshire telah melakukan sebuah penelitian yang menyimpulkan bahwa bahwa tidur siang dengan durasi 20 menit mampu membuat seseorang lebih bahagia, namun baru-baru ini ia mengatakan bahwa “Riset sebelumnya membuktikan bahwa tidur siang dibawah 30 menit membuat kita lebih fokus, produktif dan kreatif. Penelitian kami menemukan bahwa kita juga dapat menjadi lebih bahagia dengan tidur siang singkat”. Mungkin terlihat sederhana tapi tidur siang meski dengan durasi singkat mampu memberikan segudang kebahagian yang mungkin selama ini sering terabaikan. Bukan hanya mendatangkan kebahagiaan, tidur siang juga akan mendatangkan kebaikan-kebaikan berikut ini.

Tak Hanya Meningkatkan Performa Kerja, Tidur Siang Juga Akan Membuat Kamu Terhindar Dari Stres

Lama waktu tidur siangmu akan menentukan manfaat yang kamu terima. Waktu 20-30 menit yang digunakan untuk tidur siang mampu meningkatkan kewaspadaan dan keterampilan motorik. Sedangkan tidur yang dilakukan dengan durasi waktu 60-90 menit dapat menidurkan rapid eye movement (RED) yang jelas akan membantu terbangunnya koneksi baru di otak untuk menemukan suatu pemecahan masalah kreatif.

Disamping itu sebuah studi pada tahun 2012 dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism mengemukakan bahwa tidur siang selama 30 menit dapat menggantikan kebutuhan tidur saat seseorang hanya dapat tidur 2 jam dimalam hari. Selain itu tidur siang juga mampu mengendalikan hormon stress dalam tubuh dan menurunkan tegang yang akan berpengaruh mengurangi resiko penyakit jantung. Mengingat pentingnya hal ini beberapa perusahaan memliki peraturan yang memperbolehkan karyawannya untuk tidur siang hingga memiliki ruang khusus yang memang disediakan untuk tidur siang seperti Uber, Google, Zappos, Capital One Labs, Ben & Jerry’s, dan PwC.

Pun Tidur Siang Dapat Merelaksasi Tubuh Dari Segudang Aktivitas Yang Menguras Energi

Sebagian orang memang mungkin berpikir keras bagaimana cara untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan dengan cepat, sampai lupa bahwa tidur siang bahwa tidur siang sangat membantu untukmenenangkan saraf-saraf yang tegang akibat banyaknya kegiatan yang diakukan. Hal ini juga dibenarkan oleh hasil sebuah studi yang dilakukan untuk Edinburgh International Science Festival, kepada 1000 orang responden dimana diantaranya ada 66 persen pelaku tidur siang singkat (tidur siang dengan durasi kurang dari setengah jam) melaporkan perasaan bahagia dibandingkan dengan 56 persen pelaku tidur siang lama dan 60 persen yang tak pernah tidur siang. Pelaku tidur siang singkat memiliki skor kebahagiaan rata-rata 3,67 pada skala 5 poin. Sementara orang yang tidak tidur siang ada di skala 3,52 dan pelaku tidur siang panjang berskala 3,44. Dari angka tersebut dapat disimpulkan bahwa orang-orang yang dengan durasi tidur dibawah 30 menit itu jauh lebih bahagia dibanding mereka yang tidur lebih dari 30 menit atau tidak tidur siang sama sekali.

Bahkan Tidur Siang Bisa Membuat Kamu Terhindar Dari Penyakit

Ternyata tidur siang bisa membantumu untuk menjaga kesehatan tubuh. Mungkin selama ini kamu telah berusaha kerasa untuk menjaga kesehatan tubuh dengan menyeimbangkan pola makan dan olahraga yang cukup, namun ternyata  tidur siang juga bisa membantumu untuk terhindari dari penyakit serangan jantung, stroke, dan diabetes. Tidur siang penting untuk menjaga kesehatan tubuh mengingat kurang tidur pada malam hari akan membuat kelebihan hormon kortisol yang akan meningkatkan intoleransi glukosa dan lemak perut. Kondisi ini akan melemahkan sistem otot dan kekebalan tubuh. Untuk menyiasati hal itu, kamu  bisa menggantinya dengan tidur siang. Bukan jadi membuat kamu jadi bisa beristirahat dengan optimal,  tidur siang akan mengurangi tingkat hormon pertumbuhan dan testosteron yang dapat memicu berbagai penyakit.

Kebiasaan Menyenangkan Ini Ternyata Bisa Membuat Kamu Memiliki Umur  Panjang

Tak hanya untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas  tubuh, tidur siang juga akan membuat kamu memiliki umur yang lebih panjang dibanding mereka yang memang tidak pernah tidur siang dengan teratur. Bahkan dua orang mantan perdana menteri Inggris, Sir Winston Churchill dan Margaret Thatcher mengklaim sering hanya tidur beberapa jam dalam semalam, tetapi mereka teratur tidur disiang hari. Tak diragukan lagi kebiasan ini menghantarkan mereka pada umur panjang. Sir Winston Churchill Meninggal diusia 90 tahun sedangkan Margaret Thatcher mengembuskan nafas terakhirnya pada usia 87 tahun.

Jika selama ini kamu masih sering menganggap remeh tidur siang dengan berbagai alasan, mulai sekarang cobalah membiasakan diri untuk melakukannya meski hanya berdurasi antara 20-30 menit setiap harinya. Lihat dan rasakan sendiri manfaat dan kebahagian yang akan kamu dapatkan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top