Tips

Berapa Pun Umurmu, Ternyata IQ Masih Bisa Ditambah Loh!

IQ atau tingkat kecerdasan otak bukan sesuatu yang statik. Asal rajin diasah, berapa pun umurmu kamu akan tetap cerdas. Bahkan bisa lebih cerdas dibandingkan sebelumnya. Dengan otak yang cerdas dan kemampuan analisa tinggi, karirmu pun bisa lebih cemerlang. Siapa yang tidak mau?

Jika kamu berpikir rajin membaca buku adalah satu-satunya cara untuk mengasah kemampuan otak, kamu salah. Tanpa disadari, sebenarnya ada empat cara jitu dan mudah yang bisa kamu praktikkan untuk meningkatkan kecerdasan otak.

Jika Kamu Pikir Kamu Hebat karena Bisa Multitasking, Sebaiknya Hentikan Kebiasaan Itu Sekarang Juga

pexels-photo-92331

Banyak yang berpikir bahwa multitasking merupakan kemampuan yang luar biasa. Misalnya dandan sambil nyetir, makan sambil mengetik kerjaan di laptop, atau menyetrika sambil nonton TV. Kamu kelihatan hebat dengan berbagai jenis multitasking yang bisa kamu lakukan. Padahal sebenarnya kamu tidak boleh terlalu bangga.

Terdengar kamu adalah orang hebat dengan segala multitasking yang kamu lakukan. Namun ternyata kamu tak boleh bangga, karena sebenarnya melakukan banyak pekerjaan sekaligus membuat daya fokus berkurang. Konsentrasi dan kecerdasan kita pun berkurang.

Meski Berat, Coba Lepaskan Ketergantunganmu Pada Google 

pexels-photo-67112

Zaman canggih seperti sekarang membuat kita semakin dimanjakan. Mau cari tahu apa pun, bisa dari internet. Kalau ada apa-apa, satu kalimat yang paling sering kita lontarkan pastinya “Coba cari di Google”. Ya memang mesin pencarian yang satu ini sangat membantu kita untuk mendapatkan jawaban dari segala macam pertanyaan.

Namun, ternyata kemudahan ini justru menurunkan kemampuan otak untuk berpikir dan mengingat. Mulai sekarang, belajarlah untuk mencari tahu dari buku sehingga kemampuan otak terasah. Selain itu, dengan membaca buku informasi yang kita dapatkan akan lebih beragam. Dengan membaca buku, jawaban yang kita dapat akan lebih terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan.

Coba Belajar dan Praktikkan Teknik Membaca Cepat

baca buku

Apa hubungannya membaca cepat dengan IQ kita? Dengan rajin berlatih membaca cepat, maka otak kita akan terbiasa untuk cepat memilah mana informasi penting yang harus cepat dicerna dan disimpan di memori otak. Dengan berlatih membaca cepat, kamu juga bisa mengasah kemampuan otak untuk membaca setiap kata dengan baik. Belajarlah membaca artikel atau informasi dari jumlah kata yang sedikit kemudian bertambah setiap harinya.

Jangan Terjebak dalam Rutinitas dan Zona Aman, Cari Terus yang Baru

city-people-walking-blur

Jangan berpikir bahwa melakukan hal yang sama dengan cara yang sama setiap hari itu menyenangkan. Hal ini justru membuat otakmu akan malas untuk berpikir dan mengingat hal baru. Cobalah temukan berbagai cara baru dalam melakukan sesuatu.

Contohnya, coba temukan jalur baru untuk mencapai tempat kerjamu. Barangkali dengan mengeksplorasi, kamu akan menemukan jalur yang lebih cepat dari biasanya. Atau, kamu bisa menemukan tempat makan/hangout yang asyik. Kamu tidak akan pernah tahu kan kalau tidak pernah mencoba?

Jadi, jangan percaya kalau IQ atau kecerdasan otak yang kita dapatkan ketika lahir tidak bisa diubah-ubah lagi. Jika kamu rajin mengasah kemampuan otak maka semakin hari ingatan dan daya pikir otakmu akan semakin baik. Berapa pun umurmu. Selamat mencoba!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Ini Kenapa Kamu Terlihat Lebih Menarik Jika Foto Bersama Kawanmu

Kamu termasuk orang yang merasa sulit mendapatkan foto terbaik ketika melakukan swafoto alias selfie? Merasa diri kurang menarik dan menjadi tak percaya diri untuk menaikan foto di sosial media? Sebetulnya, ada cara cepat dan paling mudah untuk terlihat lebih menarik ketika difoto.

Caranya? Dengan mengambil foto bersama-sama kawanmu alias group selfie. Yup, beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa seseorang bisa terlihat jauh lebih menarik ketika dia berfoto bersama orang lain. Hal ini dikenal dengan sebutan Cheerleader effect.

Coba simak penelitian Drew Walker dan Edward Vul dari University of California, San Diego. Mereka melakukan penelitian sejumlah foto orang. Beberapa disajikan sendiri (selfie) dan sebagian disajikan bersama-sama (group selfie).

Hasilnya? Dalam percobaan manapun dan melibatkan individu yang manapun semua menghasilkan kesimpulan yang sama. Mereka-mereka yang muncul di foto bersama orang lain, cenderung dinilai lebih menarik oleh para responden. Bahkan gabungan dari foto-foto selfie yang ditampilkan secara bersama-sama pun punya efek yang sama menariknya.

Kenapa bisa begitu? Menurut Drew Walker, sistem otak manusia akan membuat indra pengelihatannya menilai penampilan seseorang secara rata-rata jika melihat foto bersama-sama. Nah, menariknya lagi secara sosial manusia lebih mudah menerima sesuatu yang rata-rata dibandingkan sesuatu yang terlihat “sangat jelek” atau “sangat menarik”.

Tapi kamu lebih pilih mana? Selfie vs Group Selfie?

Kendati begitu, tidak semua orang merasa kesulitan mendapatkan foto terbaik dirinya bukan? Kamu termasuk mereka yang percaya diri untuk muncul sendiri ketika foto? Atau kamu lebih nyaman untuk melakukan group selfie?

Nah, OPPO saat ini sedang mengadakan kontes Selfie VS Group Selfie untuk mencari momen terbaik kamu. Hadiahnya juga seru, Smartphone terbaru dari OPPO. Penasaran mau ikutan?

Caranya mudah!
1. Kamu like dulu fan page OPPO Indonesia.
2. Kemudian buka aplikasi berikut ini dan klik “Ikuti Promosi ini”
3. Isi data diri dengan lengkap dan benar.
4. Klik tombol langkah berikutnya
5. Lalu ikuti Votingnya apakah kamu lebih suka memilih Group Selfie atau Selfie
6. Klik Confirm
7. Masukan alasan kenapa kamu memilih itu
8. Kirim foto selfie kamu atau group selfie bersama temanmu
9. Mengirimkan foto bisa melului dua cara. Memilih foto dari album facebook kamu atau memilih foto baru. Lalu klik selanjutnya.
10. Berikan judul #OPPOF3Plus #BestDualMoment kemudian klik confirm
11. Klik posting
12. Share Campaign ini ke teman-temanmu dengan tag OPPO Indonesia (@IndonesiaOPPO)

Yuk ikut kompetisinya!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sebab Cinta Yang Berat Sebelah, Selalu Menyisakan Lelah

Cinta ya cinta saja. Tak perlu memikirkan balasan. Kalau kamu berbuat baik karena mengharapkan orang lain baik padamu, itu tandanya bukan cinta. Itu namanya bisnis. Begitu kalimat-kalimat motivasi yang sering terpampang.

Tapi nyatanya perasaan memang tak semudah ujian sekolah yang secara tepat ada benar salahnya. Kamu mulai merasakan ada yang mengganggu dengan hubungan cintamu. Apa yang selama ini kamu berikan seolah tak pernah cukup, dan sama sekali tak mendapatkan balasan.

Apa kemudian salah jika mengharapkan mendapatkan balasan cinta meski sedikit? Apa lantas jahat kalau mempertanyakan apakah hubungan ini layak dipertahankan?

Sewaktu Kamu Selalu Ada Untuk Dihubungi Sementara Dia Kerap Menghilang Begitu Saja

Kapanpun Dia membutuhkan, kamu selalu siap. Handphonemu bisa dihubungi kapan juga dia mau. Dari pagi buta, hingga tengah malam kamu tak pernah lepas untuk mendengarkannya bercerita.

Tapi kemudian sebaliknya, ketika kamu menyapa, dia bisa tak membalasmu berjam-jam. Bahkan mudah baginya untuk tenggelam di kesibukannya, dan tidak menghubungimu berhari-hari. Dia tampak baik-baik saja, dan tidak sedikitpun merasa kehilangan.

Ketika Kamu Selalu Datang Dimana Pun Dia Meminta, Sementara Dia Selalu Punya Alasan Untuk Absen

Dia memang menjadi prioritas utamamu. Dimanapun dia mengajakmu bertemu, kamu selalu datang. Tidak ada jarak yaang terlalu jauh untuk ditempuh. Klise memang, tapi laut pun akan kamu seberangi untuknya bukan?

Lalu kemudian kamu rindu. Mengajaknya bertemu. Tapi kamu hanya akan ditemui “kalau sempat”. Sebutuh apapun kamu menemuinya, Dia harus selalu melihat jadwal. Kamu perlu masuk agendanya jauh-jauh hari untuk sekedar janji makan siang. Adakah tempatmu di kesibukannya?

Lalu Semua Bisa Batal Karenanya, Sementara Kamu Bisa Dibatalkan Karena Apa pun

Tak ada meeting yang tak bisa digeser. Tidak ada kawan lain yang lebih penting hingga pasti bisa kamu batalkan untuknya. Deadline pekerjaan hampir selalu bisa kamu atur untuknya. Bahkan me time juga tak jarang kamu habiskan untuknya.

Tapi janjinya kepadamu bisa semudah itu dibatalkan begitu saja karena ada hal lain yang datang. Bahkan tak jarang tidak disertai permintaan maaf. Bukankah tak ada orang yang terlalu sibuk? Yang ada hanyalah kamu bukan prioritasnya.

Di Saat Kamu Tak Sungkan Menyatakan Perasaaan Sementara Dia Selalu Mempertanyakan Perasaannya

 

Tak pernah ada keraguan dalam hatimu tentang perasaanmu. Kamu juga tak pernah sungkan menyatakannya kepadanya. Mengatakan bahwa kamu cinta, buatmu adalah bagian dari cinta itu sendiri.

Namun lantas, Dia justru sebaliknya. Dia tak segan untuk memberitahu bahwa dia ragu pada perasaannya. Jangan-jangan ini bukan cinta? Apa iya kita memang pantas bersama? Mau sampai kapan? Ujarnya mudah tanpa melirik perasaanmu.

Karena Tak Ada Hal Yang Prinsipil Buatmu, Semua Bisa Diubah Untuknya, Sementara Dia Berpegang Pada Hal Remeh

Kamu dan Dia sedemikian berbeda? Tak ada hal yang terlalu kaku buatmu. Semua bisa diubah untuknya. Kamu yang senang berkegiatan di ruangan, bisa menemukan keseruan beraktivitas di luar. Kamu yang tak suka pedas, mulai mencoba-coba makan pakai sambal. Ikan yang buatmu alergi, kamu santap juga sesekali. Sifat dan kebiasan burukmu yang ditunjukan olehnya siap kamu ubah demi yang lebih baik.

Tapi lalu kemudian, masukanmu selalu dianggap angin lalu jika tentangnya. “Karakterku sudah begini” demikiaan katanya. “Aku tidak akan pernah melakukan itu” ujarnya tegas menolak permintaanmu. Lagi-lagi, kamu yang harus berusaha menerima.

Hati Yang Mengerti Lama-lama Juga Bisa Letih

Cinta seharusnya membahagiakan. Kalau kamu tak bahagia, bisa jadi itu bukan cinta. Mungkin itu bentuk yang lain dari obsesimu saja. Hingga kamu memaksakan sesuatu yang seharusnya kamu lepaskan.

Cinta yang sejati seharusnya membantumu mencitai diri sendiri. Karena ibarat ceret air, kamu tak bisa menuangkan air jika ceretmu kosong. Kamu tak bisa terus menerus menuang cintamu jika tak ada yang mengisinya.

Tak perlu berkecil hati, coba relakan, mungkin kamu dan Dia lebih baik jika tak lagi sama-sama. Buka matamu, mungkin cinta lain sedang menunggumu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Aku Bukan Sombong, Aku Perempuan Yang Percaya Diri!

Apa kamu sudah tahu apa perbedaan antara wanita yang memiliki kepercayaan diri dan tidak? Sebenarnya hal ini dapat kamu lihat dari cara berjalan, berbicara, berpikir dan berinteraksi dengan orang lain. Percaya diri muncul dari dalam bukan dari luar, hanya saja pengimplementasiannya dapat kamu lihat secara langsung. Jika kamu adalah salah satu dari wanita-wanita yang memiliki kepercayaan diri cukup bagus, inilah beberapa hal yang mungkin lebih kamu pilih untuk kamu lakukan.

Mencari Kebahagiaan dari dalam diri sendiri

Wanita yang percaya diri menyadari bahwa kebahagiaan yang didapat dari orang lain akan pergi saat orang tersebut juga pergi. Namun jika mereka mampu mendapatkan kebahagiaan dari diri mereka sendiri, mereka tidak akan kehilangan kebahagiaan itu, karena kebahagiaan mereka adalah diri mereka sendiri.

Mengutamakan “take action” dibanding “just speaking”

Banyak berbicara tanpa melakukan tindakan bukanlah ciri dari wanita yang percaya diri. Kaum wanita yang percaya diri lebih suka untuk melakukan tindakan daripada hanya berbicara dan menunggu orang lain lebih dulu melakukan tindakan. Bagi mereka waktu adalah hal yang mahal untuk dilewatkan begitu saja. Banyak hal yang mereka dapat lakukan daripada hanya berbicara setiap saat tanpa usaha untuk mewujudkan.

Tidak akan pernah membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Wanita yang percaya diri selalu fokus kepada diri mereka sendiri. Bukan karena tidak peduli akan kehidupan di sekitarnya, hanya saja mereka tidak suka jika akhirnya harus membandingkan diri mereka dengan orang lain. Mereka lebih percaya pada kemampuan diri sendiri dan mensyukuri apa yang sudah mereka dapatkan dari hasil keras mereka.

Menjadi diri sendiri tanpa memusingkan mode masa kini

Asal nyaman, pasti akan mereka gunakan sebagai ciri khas mereka sendiri. Wanita yang percaya diri akan percaya bahwa seleranya lebih baik dibandingkan apa yang menjadi mode masa kini. Apa yang membuatnya nyaman, apa yang membuatnya menjadi diri sendiri, itu lebih penting dibandingkan harus ikut repot untuk mengikuti perubahan jaman yang selalu diiringi dengan perubahan mode juga.

Lebih memilih introspeksi diri dibanding menyalahkan orang lain

Kaum wanita yang percaya diri tidak akan menyalahkan orang lain atas apa yang terjadi kepada diri mereka. Mereka akan mencoba untuk mengintrospeksi diri sendiri untuk mengetahui apa yang salah sehingga hal yang tidak diinginkannya terjadi. Wanita yang percaya diri tidak takut untuk mengakui kesalahan untuk kemudian menjadikan kesalahan tersebut sebagai pelajaran yang akan membuatnya lebih baik lagi di hari esok.

Selalu berusaha untuk mempertajam tampilan bukan menutupi kekurangan

Melihat kekurangan atau ketidaksempurnaan diri sendiri bukanlah sifat yang dimiliki oleh wanita yang percaya diri. Mereka akan memilih menggunakan waktu mereka untuk mempertajam tampilan mereka, bukan menutupi kekurangan mereka. Mereka sering berkaca dan melihat bahwa segala yang ada di fisiknya hanyalah bersifat sementara. Untuk itulah mereka tidak memperdulikan akan kekurangan diri mereka, mereka lebih peduli tentang bagaimana cara memperbaiki diri mereka dari segala sisi. Bukan hanya sekedar menutupi ketidaksempurnaan yang mereka miliki.

Tidak merasa cemburu atau iri pada apa yang orang lain miliki

 

Seorang wanita yang benar-benar percaya diri tidak pernah iri akan apa yang sudah diraih oleh orang lain. Wanita tipe ini tidak merasa tersaingi oleh orang lain atau takut keberadaannya terancam dengan keberadaan orang lain yang lebih dari diri mereka. Mereka percaya bahwa diri mereka mampu menjadi yang terbaik dan akan terus mencoba memperbaiki diri sampai mereka menjadi yang terbaik dari yang terbaik.

Tidak mudah tersinggung dan selalu berpikir positif

Pikiran positif selalu ada mengitari diri wanita yang percaya diri. Mereka tidak mudah tersinggung dengan apa yang orang lain bicarakan padanya ataupun tentangnya. Wanita tipe ini memiliki cara tersendiri untuk menyerap ucapan orang lain. Jika apa yang dikatakan orang lain dapat membangunnya untuk menjadi orang yang lebih baik, maka ucapan tersebut akan diterimanya dengan baik. Namun jika sekiranya apa yang dibicarakan orang lain itu tidak bermanfaat, maka ia akan membuangnya pada sampah kata yang dia sediakan.

Melakukan hal lain dibanding harus menggosipkan hal yang tidak penting

Waktu adalah salah satu hal yang sangat penting bagi wanita yang memiliki kepercayaan diri yang baik. Mereka akan memilih untuk melakukan hal yang lebih penting dibandingkan dengan menggosipkan hal tidak penting dan tidak memiliki manfaat untuk dirinya. Wanita tipe ini memiliki topik yang menarik untuk diperbincangkan. Dan topik yang dimiliki tentunya adalah topik yang cerdas untuk diperbincangkan dibanding dengan topik gossip yang tidak ada manfaatnya.

Mempertahankan standar yang dimilikinya, ini adalah salah satu bentuk sikap teguh pendirian yang dimiliki

Wanita yang percaya diri memiliki keyakinan yang sangat kuat akan kenyataan yang akan berpihak padanya. Apapun yang terdjadi, wanita tipe ini tidak akan rela menurunkan standarnya. Apa yang sudah diyakininya dari awal tidak akan mudah goyah. Wanita yang percaya diri selalu mematok hal sesuai dengan kemampuannya, dan dengan kemampuannya itu wanita ini harus dapat mencapai standarnya,

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Bagaimana Facebook Membuat Kawanmu Jadi Merasa Paling Benar Sendiri

Ada satu waktu dimana kamu benar-benar bingung menghadapi temanmu di facebook. Dia nampak begitu keras kepala membela salah satu tokoh politik yang didukungnya. Membela kelompok tertentu mati-matian dan seolah tak pernah tahu informasi busuk tentang kelompok yang dibelanya tersebut.

Komentarmu selalu dimentahkan dan disalahkan olehnya. Dia justru selalu bilang kamu yang keras kepala dan tak mau menerima informasi yang benar. Perdebatan pun menjadi terbuka dan ujungnya ketika terjadi eskalasi, menekan tombol unfriend terlihat jadi pilihan yang realistis.

Pernah penasaran kenapa kawanmu begitu ngotot dengan pendapatnya? Apa dia tak pernah membaca informasi yang selama ini kamu baca? Nah, ternyata sikap tertutup tersebut juga dipengaruhi oleh bagaimana Facebook bekerja mengelola informasi. Seperti apa? Yuk kita simak secara perlahan.

Hanya Sedikit Dari Kawanmu Yang “Bisa” Melihat Postingmu

Hal pertama yang perlu Kamu pahami bahwa dari seluruh jumlah daftar temanmu tidak semuanya melihat posting terbarumu. Jadi seheboh apapun kamu membagikan status, foto atau video kemungkinan besarnya tidak muncul di timeline kawanmu ketika dia membuka facebook.

Dari beberapa hasil penelitian hanya kurang dari 35 persen jumlah kawanmu yang pernah menyaksikan status yang kamu buat. Bahkan sebagian penelitian lain menyebut angka ini bisa lebih kecil lagi hanya kurang dari 20 persen. Artinya apa? Jika kawan facebookmu ada 100 hanya 20 orang diantaranya yang melihat posting kamu. Kenapa demikian?

Siapa Yang Bisa Melihat Siapa, Ditentukan Oleh Algoritma Facebook

 

Ini dia kuncinya. Facebook tidak menampilkan lini masa sesuai dengan kronologi waktu saja. Perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini menyusun program Algoritma matematis untuk menentukan siapa saja yang muncul di lini masa kamu. Dan sebaliknya, posting kamu juga tidak muncul sembarangan di lini masa siapa saja.

Tidak ada penyataan resmi tentang bagaimana perhitungan algoritma ini. Namun yang pasti, hal yang paling menentukan adalah bagaimana kamu berinteraksi dengan kawanmu yang ada di daftar pertemanan.

Semakin sering kamu memberikan like, berkomentar, membuka profilnya, berkirim pesan pribadi, maka semakin sering kamu akan melihat postingnya. Sementara buat mereka-mereka yang menjadikanmu teman tapi tak pernah berinteraksi, tentunya tidak akan pernah melihat unggahanmu bahkan cenderung lupa dan menganggapmu tak lagi ada.

Facebook Memanjakanmu Dengan Hanya Menampilkan Informasi Yang Kamu Senangi Saja

Pola seperti ini diterapkan tak hanya soal hubungan pertemanan tapi juga pada hal lainnya. Facebook melayani apa yang kamu suka dan hanya akan memberikan informasi yang menurut facebook kamu sukai saja.

Ambil contoh tokoh politik A. Kawanmu  suka dengannya, kemudian membaca informasi yang memberikan kabar baik tentang orang tersebut. Algoritma Facebook akan membaca bahwa kawan kamu tersebut senang dengan tipe informasi semacam itu. Hasilnya lini masanya hanya dipenuhi oleh informasi tentang kebaikan orang tersebut saja.

Sebaliknya kamu sering membaca informasi yang kritis terhadap tokoh A itu. Algoritma facebook akan membaca bahwa kamu senang dengan informasi yang kritis dan negatif terhadap tokoh A. Maka jangan heran kalau kemudian lini masamu akan dibanjiri informasi yang kontra terhadap A.

Algoritma Facebook Membuatmu Sulit Untuk Menerima Informasi Secara Berimbang

 

Kondisi seperti di atas tentunya akan menyulitkanmu menerima informasi yang berimbang. Di kasus kawanmu, dia jarang disajikan tautan informasi tentang informasi negatif tokoh si A tadi.

Hasilnya dia akan makin menyukai si A, dan berinteraksi dengan postingan dukungan terhadap si A. Algoritma facebook akan bertambah menilainya sangat menyukai tokoh si A. Maka dia akan makin banyak menerima informasi dukungan ke si A.

Sementara kamu sebaliknya. Kebencianmu terhadap si A membuatmu berinteraksi dengan berita negatif si tokoh A. Facebook membaca bahwa kamu senang dengan informasi negatif si A. Secara otomatis kamu akan makin banyak menerima informasi negatif tentang si A.

Fenomena ini terus berlangsung berulang dan makin membesar. Hingga akhirnya kawan kamu tak lagi pernah menerima informasi kritis tentang si tokoh A tersebut, dan kamu sama sekali tak pernah menerima informasi positif tentangnya.

Kamu Jadi Hanya Punya Satu Sisi Kebenaran

smartphone pemisah

Efek negatif dari hal tersebut, secara psikologis kamu hanya akan punya satu sisi kebenaran. Karena selama ini sudah dimanjakan oleh informasi sepihak yang disodorkan facebook padamu.

Informasi dukungan terhadap tokoh si A, dijadikan kawanmu sebagai menara gading yang sangat megah. Sementara di sisimu penolakanmu akan semakin kuat. Matamu dan mata kawanmu jadi tertutup dan menjadikan itu satu-satunya kebenaran.

Kamu Jadi Sulit Menerima Informasi Yang Berseberangan

Dengan Kondisi mental seperti itu, setiap ada kajian atau informasi kritis tentang tokoh A akan disikapi kawanmu sebagai perlawanan terhadap apa yang dia yakini sebagai kebenaran. Dia jadi tak terbiasa lagi berpikiran terbuka dan mencoba mendengarkan apa informasi kritis tentang tokoh tersebut.

Hal sebaliknya juga terjadi di kamu. Informasi positif tentang si tokoh akan selalu kamu anggap sebagai informasi yang mengada-ada. Dan kamu pasti menolaknya mentah-mentah.

Bencana Dimulai Ketika Kamu Akhirnya Bisa Melihat Posting Kawanmu

edit tulisan dengan kawan

Namun lantas kalau kita sedemikian berbeda referensi dan kesukaan, kenapa kita bisa terlibat debat dengan salah seorang kawan di facebook? Kenapa dia bisa melihat postingmu dan kamu bisa melihat postingnya?

Coba bayangkan sebuah skenario. Kamu dan kawanmu adalah alumni satu SMA yang sama. Kemudian ada acara reuni dan diunggahlah foto bersama di acara tersebut. Kamu dan kawanmu itu ditag secara bersama. Kamu memberikan suka pada foto tersebut, kawanmu juga.

Kejadian serupa ini bisa terjadi di berbagai skenario. Bisa saja kalian tergabung di satu komunitas group yang sama. Atau kalian menyukai satu kawan yang sama dan sama-sama berinteraksi di postingan orang lain tersebut.

Setelah itu terjadi, Algoritma Facebook akan menilai kamu dan kawanmu itu punya kesamaan dan menyukai hal yang sama. Mulai lah kamu disajikan posting kawanmu itu tentang dukungan terhadap tokoh A.

Sayangnya dia yang selama ini hanya mendapat informasi sisi positif si A, jadi harus bertemu denganmu yang selama ini hanya terpapar informasi soal berita negatif dan kritis terhadap si A. Kalian berdua sama-sama hanya punya segudang informasi yang berat sebelah. Terjadilah perdebatan dan saling tuduh bahwa masing-masing buta terhadap kebenaran.

Gawatnya Tak Cuma Facebook, Informasi Di Internet Kini Didikte Oleh Algoritma Dan Artificial Intelligence

Nah, hal yang “memprihatinkannya” cara kerja penyajian informasi menggunakan algoritma ini tidak hanya diberlakukan oleh facebook. Nyaris semua perusahaan besar internet berlomba-lomba “memahami” penggunanya dan menyajikan informasi yang hanya disenangi penggunanya saja.

Instagram yang dulu hanya menggunakan kronologi waktu, kini sudah menerapkan sistem algoritma ketika dibeli facebook. Sewaktu kamu menonton dan menyukai sebuah tayangan di youtube, maka niscaya kamu hanya akan diberikan rekomendasi video youtube yang serupa.

Begitu juga dengan musik, dimana apple music, spotify dan tayangan streaming lain mencoba “menebak” musik favorit penggunanya. Situs-situs jual beli juga melakukan hal ini. Bahkan hasil pencarian google pun sudah lebih dulu menggunakan sistem personalisasi macam ini, jika kita melakukan pencarian dalam keadaan login.

Hasilnya? Kamu dan kawanmu akan menjadi orang-orang yang merasa paling benar sendiri, karena hanya menerima informasi yang berat sebelah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Gobagi berusaha menyajikan informasi yang layak untuk diperbincangkan. Tak perlu khawatir dengan berita hoax, bohong dan lainnya, karena info menarik yang ditemui dalam situs ini sebelumnya sudah melalui proses kurasi. Dengan begitu situs ini ingin menghindari kesalahan informasi yang tak perlu.

Facebook

To Top