Tips

Kalau Belajarnya Seperti Ini, Kamu Pasti Sukses Jadi Pebisnis

belajar berbisnis

Sedari kecil kita selalu di cekoki dengan pelajaran aksi dan reaksi, bekerja maka mendapatkan hasil. Prinsip ini tidak sepenuhnya salah, namun sayangnya bisa membawa kita ke situasi yang tidak menguntungkan.

Coba bayangkan pertanyaan, kenapa kita belajar di sekolah? Jawabnya sering kali, “supaya dapat nilai yang bagus”. Lantas kemudian ketika ditanya, untuk apa nilai yang bagus? Maka kemudian menyusul jawaban “supaya bisa naik kelas, naik kelas dan kemudian lulus”. Untuk apa lulus? “supaya bisa mendapat pekerjaan”. Untuk apa bekerja? “untuk dapat uang”.

Inilah yang terjadi dalam diri kita, baik ketika belajar secara formal maupun informal. Kita selalu berpikir, untuk mempelajari sesuatu yang bisa mendukung tujuan kesuksesan kita secara spesifik. Akibatnya kita jadi tidak mempelajari hal-hal baru yang memungkinkan kita untuk bertumbuh.

Lantas apa yang perlu diubah agar kita keluar dari lingkaran tersebut?

1. Belajar Karena Ingin Belajar

Seringnya kita fokus mempelajari hal-hal yang berkaitan langsung dengan apa yang membuat kita tertarik dan sedang kita kerjakan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan imbalan secara cepat, umumnya berupa uang atau percepatan karir. Kita jarang mempelajari hal-hal yang kita tahu tidak akan dengan segera berguna bagi kita saat ini juga.

Ubahlah pikiran sempit seperti ini. Belajarlah sesuatu karena kita ingin mempelajarinya. Bukan karena imbalan atau keuntungan yang akan kita dapat karena mempelajarinya. Dengan berpikiran seperti ini kita akan banyak mempelajari hal-hal baru. Bahkan diluar bidang yang selama ini kita pahami. Hasilnya pengetahuan kita akan makin luas dan pertimbangan kita makin matang karena kekayaan pengetahuan ini.

2. Mempelajari Proses Bukan Sekedar Mencari Jawaban

Kita memang akan selalu tergoda untuk mencari jawaban dari sebuah permasalahan. Hasilnya kita sering terjebak untuk mencari cara mudah, tips singkat dan sejenisnya ketika menjalankan sesuatu termasuk dalam berbisnis.

Padahal yang terpenting dari semuanya adalah proses menuju hasil. Ambil contoh sederhana ketika kita tertarik mencari tahu cara sukses berjualan online di internet. Dengan fokus pada proses, kita akan berusaha belajar dari banyak orang, banyak sumber dan memperhatikan detailnya dengan lebih baik.

3. Pelajari lebih dalam, lebih luas bidang yang sedang kita tekuni

Contoh mudahnya kita ambil seandainya kita ingin menjadi sales asuransi yang tangguh. Alih-alih hanya belajar tentang bagaimana cara menjual asuransi, belajarlah jauh lebih luas. Mulailah dari sejarah asuransi, bagimana asuransi klasik, bagaimana perkembangannya di dunia modern, bagaimana asuransi diterapkan di negara lain, dan sebagainya.

Kesuksesan dalam bisnis biasanya berasal dari kemampuan seseorang menghubungkan titik-titik krusial penting dalam bidang yang digelutinya. Memahami secara garis besarnya akan sangat membantu kita untuk berkembang lebih jauh.

Semakin banyak dan semakin luas yang kita pelajari, maka semakin tajam insting kita dalam berbisnis. Usaha yang sukses adalah yang mampu menemukan masalah nyata yang ada di masyarakat dan bisa memberi solusinya dengan baik. Ini hanya bisa dilakukan jika kita punya pengetahuan yang cukup.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Padahal Iklan Tapi Video di Youtube Ini Banyak Ditonton! Kok Bisa?

Makin populernya Youtube bikin sebagian orang penasaran mencari rumusan agar videonya bisa ditonton oleh banyak orang. Mungkin termasuk kamu, yang sedang memulai karir sebagai youtuber.

Google pemilik situs Youtube, melalui Head of Marketing Google Indonesia, Veronica Utami, merilis daftar iklan terpopuler yang tayang di youtube. Salah satu video yang menduduki 10 iklan Youtube terpopuler di Indonesia adalah video berjudul “Semua Gara-Gara Saaih Halilintar – Ep 1” yang diunggah di kanal Youtube Smartfren. Dari data yang dirilis oleh social media analytics partner, Socialbakers, tiga video series bertajuk “Semua Gara-Gara Saaih Halilintar” menempati tiga posisi teratas sebagai video Youtube terbaik di Indonesia pada bulan Juni.

“Sebenarnya, video ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’ merupakan bagian dari kampanye digital #BaruTahuKan yang dibuat oleh Smartfren,” terang Fikri Hidayat Rangkuti, Senior Manager of Digital Operation Growmint yang merupakan digital agency partner Smartfren.

Fikri menjelaskan bahwa webseries mengenai ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’ merupakan hero content dari kampanye bertagar #BaruTahuKan yang digunakan untuk menjelaskan kepada publik bahwa Smartfren saat ini merupakan provider telekomunikasi dengan jaringan 4G dan dapat digunakan di semua telepon selular berbasis 4G.
“Selain webseries, campaign #BaruTahuKan juga terintegerasi dengan situs web barutahukan.com dan kanal media sosial Smartfren lainnya.” Terang Fikri.

Lantas apa saja resep Growmint dan Smartfren dalam membuat konten video ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’?

Memilih key opinion leader Yang Tepat, Jadi Penentu

“Kenapa webseries #BaruTahukan bisa menjadi populer di Youtube? Semuanya diawali dari pemilihan Saaih Halilintar sebagai key opinion leader sekaligus icon dalam video. Sebelum mengeksekusi video, tim di Growmint telah melakukan riset terlebih dahulu mengenai popularitas influencer di media digital selama tiga bulan terakhir,” ucap Fikri.

Kunci Lainnya Adalah Memilih Dan Menyesuaikan Momen Yang Pas

Video yang punya korelasi dengan keadaan saat ini cenderung bisa lebih viral. Hal ini yang juga dimanfaatkan Smartfren ketika membuat video web series #BaruTahukan. Cerita dari video tersebut disesuaikan dengan momen Ramadhan ketika video tersebut ditayangkan.

Tak Cuma Lewat Youtube, Optimasi Juga Dilakukan Melalui Sosial Media Lainnya

Meski Youtube sudah punya 1,3 miliar pengguna, namun kalau mau kontenmu berhasil dan ditonton banyak orang haruslah memanfaatkan sosial media yang lainnya. Sosial media serta aset lainnya tersebut diarahkan untuk mengajak pengunjungnya ke video yang dimaksud.

Hal ini yang dijalankan oleh Smartfren. Mereka memanfaatkan sosial medianya untuk mendapatkan pengunjung. Ditambah lagi untuk mendukung video tersebut, dirilis pula situs barutahukan.com yang membantu video tersebut lebih dikenal.

Pada Akhirnya Penonton Indonesia Itu Senang Tayangan Yang Ringan Dan Mudah Dicerna

Smartfren digital team, memaparkan bahwa selama periode digital campaign #BaruTahuKan, Smartfren yang berpartner dengan Growmint berusaha memahami karakter netizen di Indonesia dalam mengkonsumsi media digital, baik dalam bentuk teks, gambar, maupun video.

“Di bulan Ramadhan, berbagai brand selalu berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian audiensnya masing-masing, begitu pula dengan Smatrfren. Karena itu, kami mencoba mengutamakan konten yang sesuai dengan karakter netizen di Indonesia yang ringan dan mudah dicerna, namun tetap menyampaikan pesan dari Brand Smartfren itu sendiri,” terang Aldrige.

Dari hasil memahami karakter netizen di Indonesia, kemudian merencanakan konten brand campaign secara optimal, ketiga video webseries ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’ selalu menempati top trending di YouTube. Selain itu, Smartfren juga menempati 10 besar brand dengan interaksi tertinggi selama bulan Ramadhan menurut data yang dirilis oleh Socialbakers.

“Dan yang lebih utama, dampak terbaik dari keberhasilan digital campaign #BaruTahuKan adalah semakin banyak audiens di Indonesia yang tahu bahwa kini Smartfren bisa dipakai di ponsel apapun dengan jaringan 4G. Dengan kata lain, akan semakin banyak orang Indonesia yang dapat menjangkau koneksi internet yang lebih cepat, luas, dan stabil,” tutup Fikri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Ternyata Begini Cara Aplikasi Chatting Mobile Mengubah Kita Dalam Berinteraksi!

Menjamurnya berbagai macam aplikasi chatting mobile sekarang ini membawa banyak perubahan pada pola interaksi yang ada. Hal ini bisa kita lihat dari cara orang-orang berinteraksi dalam beberapa tahun terakhir. Fasilitas yang disediakan oleh teknologi memang memberikan kita banyak kemudahan sekaligus merubah pola interaksi. Ketertarikan dengan alasan kebutuhan menjadi hal yang berpengaruh dalam hal ini, secara tidak sadar banyak hal perlahan menjadi berbeda dari sebelumnya.

Namun terlepas dari semua hal baik yang kita dapatkan dari perubahan tersebut, ada hal lain yang juga menjadi dampak buruk yang mempengaruhi cara kita berinteraksi. Hingga pada bagaimana aplikasi chatting mobile yang sesungguhnya diciptakan untuk perubahan yang lebih baik, nyatanya juga memiliki sisi buruk.

Interaksi Tatap Muka Dengan Segala Ekspresi Berubah Menjadi Komunikasi Palsu

Memang kita juga tidak bisa serta merta langsung membenarkan bahwa semua obrolan dalam interaksi yang dilakukan dari chatting adalah palsu, namun kenyataannya hal itu adalah fakta dari sebagian besar komunikasi yang terjadi. Seseorang mampu membalas suatu pesan dengan kalimat yang menjelaskan rasa bahagia meski sebenarnya dia tidak setuju dengan apa yang disampaikannya tersebut. Bukankah itu bisa disebut palsu?

Interaksi secara langsung yang tadinya kita lakukan selalu memenuhi aspek vokal, verbal dan non-verbal hingga informasi yang disampaikan pun bisa dipahami dengan tepat. Kita pun bisa paham dengan segala perubahan ekspresi wajah sebagai wujud reaksi dari interaksi yang terjadi. Hal lain yang juga sering terjadi adalah pemahaman ganda tentang sesuatu yang diterima menjadi sumber pertentangan dalam interaksi.

Karena Disampaikan Dalam Bentuk Teks Membuat Kita Rentan Salah Paham

Seorang peneliti dari Universitas Chicago bernama John Cacioppo mengatakan bahwa aplikasi chatting dapat mempengaruhi mood yang kita miliki. Ini berarti segala interaksi yang diakukan dengan aplikasi chatting mobile akan berpengaruh pada pikiran dan produktifitas kita. Bahkan dalam penyampaian informasi pada interaksi dengan aplikasi chatting membawa kita pada hal-hal yang sering tidak di harapkan. Tentu sebagian besar orang pernah mengalami hal tersebut.

Salah satunya adalah perbedaan tafsiran pada suatu informasi yang diterima sering berujung pada kesalahpahaman. Meski pengirim berita tidaklah bermaksud demikian namun si penerima ternyata mengartikannya berbeda. Hal ini jika dilakukan dengan interaksi langsung masih ada celah yang memungkinkan kita untuk segera menjelaskan maksud yang sebenarnya, namun akan sulit untuk melakukan hal yang sama saat interaksi dilakukan dengan menggunakan aplikasi chatting.

Mampu Membuat Kita Merasa Terhibur Tapi Sulit Untuk Menemukan Kelegaan

Untuk hal yang satu ini tentu kita semua akan setuju, setiap kita melakukan komunikasi  menggunakan aplikasi chatting mobile akan ada banyak hal yang mampu menyihir kita untuk kemudian bisa merasa terhibur. Namun untuk menemukan semangat baru atau memperbaiki mood yang tadinya mungkin memang sedang tidak baik, hanya akan bisa kita rasakan pada berinteraksi secara langsung.

Berkomunikasi secara langsung memang akan selalu jadi media penyampaian yang dianggap lebih tepat. Karena biar bagaimanapun sesuatu yang disampaikan secara langsung akan selalu memiliki kepuasan tersendiri, pun akan menjadi sangat berbeda dengan interaksi yang dilakukan dengan menggunakan aplikasi chatting mobile. Meski banyak fasilitas menarik yang hadir dari inovasi tersebut, tetap tidak akan bisa menggantikan  komunikasi secara langsung.

Lalu Perlahan Membentuk Kita Menjadi Manusia Yang Cenderung Menyendiri

Inovasi yang terjadi pada bidang teknologi yang salah satunya bisa ditemukan pada aplikasi chatting membuat sebagian besar dari kita lebih cenderung menyendiri karena terlalu asik dengan dunianya masing-masing. Hal ini jugalah yang akan mengurangi interaksi sosial pada kehidupan nyata yang kita jalani, dan istilah “Mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat” menjadi salah satu dampak yang telah kita rasakan.

Perubahan pola interaksi seperti ini haruslah kita waspadai karena bisa merusak hubungan yang ada dalam kehidupan nyata. Hubungan yang terjalin dalam keluarga, teman kantor, teman sepermainan serta orang lain yang juga kita kenal diganti dengan aplikasi chatting yang ada pada tiap telepon genggam, hal ini jelas akan berpengaruh pada kualitas hubungan.

Aktivitas Berlebih Bisa Membuat Kita Menjadi Pribadi Yang Apatis dan Individualis

Tidak sedikit orang yang tiba-tiba mendadak menjadi apatis dan individualis karena terlalu terlena dengan interaksi dan aktivitasnya menggunakan chatting mobile. Rasa peduli terhadap sekelilingnya dan orang-orang yang berada di sekitar mendadak hilang dikarenakan sesuatu yang seakan jadi hal yang paling penting bagi hidup. Jika dulu waktu bersama dengan orang-orang terkasih akan kita manfaatkan dengan bercerita tentang banyak hal, sekarang diganti dengan aktivitas individualis yang berkutat pada chatting mobile masing-masing.

Perubahan ini tentu memudahkan untuk beberapa hal tapi jangan sampai membuat kita jadi pribadi yang kehilangan rasa peduli akan lingkungan sekitar. Memang tidak ada larangan untuk menggunakan aplikasi chatting untuk berinteraksi akan tetapi sebaiknya dilakukan dengan lebih bijak sehingga tidak merubah pola hidup yang bisa saja bedampak buruk pada kehidupan nyata yang kita jalani.

Meski pada kenyataanya segala inovasi yang ada telah dibuat dengan tujuan yang baik, hanya saja terkadang cara kita dalam menyikapinya menjadikan tujuan perubahan tersebut menjadi berbeda. Gunakan aplikasi chatting sebagaimana fungsinya dengan tanpa merubah cara dan pola interaksi yang semestinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Mungkin Kamu Tak Sadar, Tapi Hidupmu Singkat Cuma 18 Tahun!

Pernah kamu berpikir kamu mau hidup sampai kapan? Selamanya? Setidaknya untuk saat ini hal itu tidaklah mungkin. Karena menurut Badan Pusat Statistik Indonesia, rata-rata harapan hidup manusia Indonesia hanya mencapai usia 72,59 tahun untuk perempuan dan 68,87 tahun untuk laki-laki.

Mari kita permudah angka ini dengan beranggapan rata-rata usia hidup manusia Indonesia berada di umur 70 tahun. Sebagian kita mungkin kemudian berpikir bahwa rentang usia tersebut sudah cukup panjang. Banyak hal yang bisa kita lakukan ketika hidup selama 70 tahun itu bukan.

Nah, masalahnya dari usia 70 tahun itu, sesungguhnya waktu kita untuk “benar-benar hidup” jauh lebih singkat dari pada itu.

Kamu Praktis Tak Bisa Mengingat 5 Tahun Pertama Hidupmu, berarti Kamu Cuma Punya Sisa Hidup 65 Tahun

Salah satu tahapan dalam hidup manusia yang dikenal di dunia pengetahuan dan medis adalah usia balita. Karena ketika inilah manusia mengalami yang disebut dengan masa keemasan dalam perkembangan. Mulai dari belajar berbicara, berjalan, dan fungsi dasar lainnya.

Namun pada masa itu sesungguhnya kita juga belum bisa menyimpan kenangan apa-apa bukan. Bahkan ketika bayi, kita tak punya kendali terhadap diri kita sendiri bukan. Karena itu kita bisa mengeliminasi masa hidup kita di lima tahun pertama ini. Artinya dari total 70 tahun, kita hanya benar-benar hidup selama 65 tahun.

Kalau Tak Jaga Kesehatan, Kemungkinan 5 Tahun Dari Masa Tua Tak Bisa Kamu Nikmati, Sisa Hidupmu Cuma 60 tahun

Dari riset kesehatan dasar tahun 2013 ditemukan bahwa hanya 15 persen lansia yang benar-benar sehat. Sementara 60 persennya meski bisa melakukan aktivitas, mengalami sakit seperti hipertensi, stroke, pengapuran sendi dan penyakit regeneratif lannya. Sementara 25 persen sisanya sakit renta dan membutuhkan bantuan orang lain dalam beraktivitas.

Nah, ini gambaran jika kamu termasuk orang yang tak menjaga kesehatan dikala muda. Bisa jadi 5 tahun masa tuamu dihabiskan dengan sakit. Kondisi yang tak ideal untuk kamu menikmati hidup bukan? Berarti pula dari sisa 65 tahun setelah dipotong masa balita, hidupmu dipotong lagi masa sakit ketika tua sebanyak 5 tahun. Alias hanya tersisa 60 tahun.

Waktu Tidur Ideal Itu 8 Jam, Berarti Seumur Hidup Kamu Habiskan Total 20 Tahun Hanya Untuk Tidur Saja, Hidupmu Sisa 40 Tahun

Secara idealnya manusia itu butuh tidur 8 jam setiap harinya. Anggaplah satu tahun 365 hari, artinya satu tahun kamu tidur selama 2920 jam. Jika sisa usiamu tadi hanya 60 tahun setelah dipotong masa balita dan usia tua, dalam rentang itu kamu tidur selama 175 ribu jam. Atau setara dengan 20 tahun.

Yup, 20 tahun dari hidupmu tidak ada di bawah kendalimu karena ketika itu kamu tidur. Bisa dibilang 20 tahun itu bukanlah milik hidupmu sepenuhnya. Artinya dari sisa 60 tahun tadi, hidupmu yang benar-benar hidup dikurangi 20 tahun lagi alias Cuma tersisa 40 tahun saja.

Di Indonesia Wajib Sekolah Selama Minimal 6 jam Sampai SMA, Atau Setara 2 tahun, Dan Hidupmu Tinggal 38 tahun

Salah satu Nawacita Presiden Jokowi adalah menerapkan wajib belajar selama 12 tahun. Dari SD hingga ke taraf SMA. Anggaplah kita bersekolah dari jam 7 pagi hingga jam 12 siang alias 5 jam setiap harinya. Jika dalam satu bulan ada 20 hari sekolah, berarti satu bulan kita menghabiskan 100 jam untuk sekolah dan setahun 1200 jam.

Dengan wajib sekolah 12 tahun berarti semasa hidup kita menghabiskan 144000 jam atau setara kurang lebih 2 tahun hanya untuk sekolah. Mengingat sebelumnya sisa hidup kitaa hanya 40 tahun, dikurangi masa sekolah ini, berarti kita hanya punya 38 tahun saja.

Kalau Kamu Bekerja Dari Usia 25 Tahun, Maka 7 Tahun Hidupmu Habis Untuk Kerja, Hidupmu Sisa 31 Tahun

Kamu mungkin tipikal pekerja kantoran yang bekerja 8 jam sehari dan 40 jam seminggu. Jika kamu seperti orang kebanyakan yang memutuskan pensiun di usia 55 tahun berarti masa baktimu akan berlangsung selama 30 tahun.

Artinya dengan menghitung satu tahun 52 minggu, kamu akan menghabiskan waktu 62400 jam dalam hidupmu. Angka Itu setara dengan 7 tahun. Alias, dari sisa 38 tahun hidupmu, kini hanya ada 31 tahun untuk kamu nikmati.

Kamu Seperti Rata-Rata Orang Indonesia Habiskan 5 Jam Bermain Gadget? Kamu Sudah Habiskan 6 Tahun Dan Hidupmu Sisa 25 Tahun

Menurut sebuah penelitian dari Digital GFK Asia, perempuan Indonesia setidaknya menghabiskan waktu selama 5,6 jam per hari saat mengutak-utik layar smartphone mereka. Adapun pria Indonesia, setidaknya menghabiskan waktu selama 5,4 jam sehari dan membuka sekitar 47 aplikasi atau alamat website.

Mari kita berandai kamu memiliki gadget di usia 25 tahun dan terus menggunakannya hingga ujung usia produktif 55 tahun. Jika kita sederhanakan hanya menjadi 5 jam, berarti selama 30 tahun memiliki gadget itu kamu akan menghabiskan 54750 jam. Angka ini setara kurang lebih 6 tahun. Artinya dari sisa 31 tahun tadi, kamu hanya menyisakan 25 tahun hidupmu.

Mandi, Makan Dan Hal Rutin Lainnya Sedikitnya Menyita 3 jam dari waktumu Sehari, Secara Total Sudah Habis 7 Tahun Dan Hidupmu Tersisa 18 tahun

Dari sekian banyak kegiatanmu, kamu pasti harus melakukan hal-hal yang sifatnya rutinitas belaka. Mulai dari mandi, makan, sikat gigi dan sejumlah kegiatan sejenis. Secara total per harinya kamu akan menghabiskan 3 jam.

Coba kamu kalikan 60 tahun hidupmu, maka akan didapat 65.700 jam. Ini setara dengan sekitar 7 tahun. Artinya hidupmu hanya tersisa 18 tahun saja.

Jadi Sejatinya Kamu Cuma Hidup 18 Tahun Saja, Masih Juga Mau Kamu Habiskan Baca Hoax, Saling Nyinyir Di Sosial Media?

Nah, dengan perhitungan macam itu kamu bisa melihat bahwa hidup yang benar-benaar kamu miliki dan bisa kamu gunakan secara bebas, sesungguhnya hanya 18 tahun saja. Itu pun jelas masih bisa jauh berkurang lagi.

Coba bayangkan kalau kamu harus terjebak macet dijalanan, berapa banyak jam yang kemudian terbuang lagi. Atau jika kamu tak pensiun di usia 55 tahun dan lebih tua lagi tentunya maakin banyak waktumu harus terbuang hanya untuk bekerja bukan?

Namun sebaliknya, kamu bisa membuat hidupmu jauh lebih hidup. Yaitu dengan mengambil alih kendali hal-hal disekitarmu. Berapa banyak hidupmu yang terbuang kalau kamu bekerja di bidang yang bukan minatmu? Berapa banyak hidupmu sia-sia hanya untuk tersiksa di kantor yang tak kamu sukai.

Atau coba kamu renungi, 5 jam sehari kamu habiskan di gadget kamu. Kemudian hanya kamu habiskan untuk berdebat tanpa ujung. Saling sindir dan nyinyir untuk hal-hal yang tak penting. Betapa sia-sianya hidupmu jika hanya dihabiskan untuk itu bukan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Stres Di Tempat Kerja? Jangan Buru-Buru Resign! 9 Hal Ini Akan Mengubah Jam Kerjamu Jadi Terasa Menyenangkan!

Stres adalah kata yang sedemikian familiar dewasa ini. Banyak faktor yang bisa memicu stres. Stres di tempat kerja menjadi hal yang kadang dikeluhkan oleh orang-orang di sekitar kita. Hal ini sangat lazim terjadi, mengingat banyaknya tekanan yang diterima di tempa kerja. Belum lagi tuntutan pekerjaan yang begitu tinggi, acapkali membuat orang-orang terjebak dalam tingkat stres yang tak bisa lagi dianggap remeh.

Banyak faktor memang yang menyebabkan timbulnya stres di tempat kerja. Situasi kerja yang selalu berada di bawah tekanan, teman kerja yang tidak menyenangkan dan pimpinan yang tidak mau tahu dengan kondisi di lapangan akan semakin memicu munculnya stres di tempat kerja. Eits jangan buru-buru patah arang dan memutuskan resign! 9 tips ini akan mengubah jam kerjamu jadi terasa menyenangkan

Rencanakan Dengan Baik Apa Yang Akan Kamu Lakukan Di Tempat Kerja

Tetapkan perencanaan baik, dengam begini kamu bisa melewati jam kerja dengan lebih nyaman. Tentukan apa, mengapa, bagaimana, kapan dan siapa yang akan bertanggungjawab pada tugas itu. Dengan begini stres di tempat kerja pun bisa lebih kamu minimalisir. Jangan ragu juga untuk membuat rencana kerja jangka pendek dan panjang. Hal ini akan memudahkan kamu untuk mencapai target pekerjaan. Kalau target bisa kamu capai, alasan untuk stres pun akan jauh berkurang.

Pahami Betul Porsi Tugas Dan Tanggung Jawab Kamu

Pastikan kamu telah paham betul tugas dan tanggung jawab kamu. Lakukan tanggung jawab kamu sesuai dengan porsinya. Bekerjalah dengan efektif dan efisien. Bisa menyelesaikan  tanggungjawabmu dengan tepat waktu akan membuat kamu nyaman berada di tempat kerja. Jangan segan bertanya bila kamu masih merasa ragu.

Jangan Ragu Mempercayakan Sebagian Tugas Pada Anak Buah. Belajarlah Untuk Lebih Percaya Pada Kemampuan Orang Lain!

Bukan karena kamu memiliki kemampuan untuk mengerjakannya sendiri, lantas kamu tidak mau mendelegasikan tugas kepada anak buahmu. Belajar mempercayakan sebagian tugas kepada anak buahmu akan sangat mengurangi beban kerjamu. Dengan begini kamu pun bisa sekaligus membentuk tim kerja yang solid dan bisa diandalkan.

Jadilah Pribadi Yang Menyenangkan. Menjadi Orang Yang Humble Tidak Akan Membuat Kamu Rugi!

Berusahalah menjadi orang yang menyenangkan di tempat kerja. Buat orang-orang di dekatmu merasa nyaman. Sesekali jangan enggan untuk sekedar hang out dengan rekan kerjamu. Dengan begini kamu bisa lebih dekat dengan teman-teman kerjamu, kamu pun jadi bisa paham karakteristik mereka. Bahkan bisa jadi, kamu akan menemukan sahabat baik di tempat kerja.

Bangun Komunikasi Yang Eektif Dengan Rekan Kerja Kamu!

Ini penting untuk kamu lakukan. Jangan enggan untuk membangun pola komunikasi yang efektif dengan rekan kerja. Menjadi orang yang terbuka akan membuat kamu lebih nyaman menjalani interaksi kerja dengan rekan-rekanmu. Kalau sudah begini, kerja pun tak lagi terasa jadi beban. Kamu jadi lebih mudah mengomunikasikan hal-hal yang memiliki kaitan dengan pekerjaan.

Karena Setiap Orang Berbeda, Kamu Harus Berusaha Berkompromi Dan Bertoleransi Dengan Rekan Kerjamu

Pahami karakteristik rekan kerjamu. Dengan memahami karakteristik mereka, kamu akan lebih bisa berkompromi dan bertoleransi. Ingat! Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk menyelesaikan pekerjakan. Jangan memaksakan caramu menyelesaikan pekerjaan harus dilakukan orang lain juga ya!

Ciptakan Suasana Kerja Yang Nyaman Ala Kamu!

Buat diri kamu nyaman berada di tempat kerja kamu. Ciptakan atmosfir senyaman mungkin. Kamu bisa mendengarkan musik favoritmu lewat headphone atau meletakkan benda kesayanganmu di atas meja kerja. Saat kamu merasa sangat penat, ambillah nafas dalam-dalam beberapa kali. Santai dan jangan lakukan apa pun. Setelah melakukan itu kamu akan merasa jauh lebih baik.

Perayaan Atau Kompetisi Kecil Akan Memupuk Semangat Dan Kebersamaan Di Tempat Kerja!

Perayaan atau kompetisi kecil-kecilan akan membuat semangat kerja lebih terjaga. Melebur dalam suasana yang hangat dan santai akan memupuk kebersamaan. Kalau sudah begini stres di tempat kerja tak lagi jadi momok yang menakutkan.  Kamu pun jadi bisa bekerja dengan antusias dan bahagia.

Jangan Lekas Menyerah Untuk Mendapatkan Atmosfir Nyaman Di Tempat Kerja Kamu! Hidup Memang Butuh Perjuangan

Jangan lantas menyerah begitu saja bila kamu belum juga menemukan kenyamanan di tempat kerja. Hidup memang butuh perjuangan. Jangan buru-buru memutuskan untuk resign, sebelum kamu memastikan diri telah berjuang sebaik mungkin. Yuk, berjuang sekali lagi!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top