Tips

Agar Mudik Tak Terusik

Lebaran sebentar lagi. Ritual paling khas Indonesia sudah menanti. Apalagi kalau bukan mudik alias pulang ke kampung halaman.

Mudik sendiri berasal dari serapan bahasa Arab. Arti aslinya adalah “orang-orang yang menghilangkan”. Apa yang dihilangkan? Perasaan kerinduan, kesedihan karena jauh dari saudara dan kampung halaman. Akar katanya juga berasal dari adzaa-qo yang bisa diterjemahkan sebagai “merasakan atau mencicipi”. Apa yang dicicipi? perasaan bahagia ketika berada di kampung halaman.

Nah mudik sepatutnyalah membawa kebahagiaan. Karena itu, supaya silaturahmi bertemu saudara di daerah berjalan lancar tanpa gangguan, ada baiknya kita mempersiapkan beberapa hal berikut.

Jangan Lupa Nyalakan Auto Responder Email

sosmed kepo

Ini penting. Mudik butuh konsentrasi sekaligus relaksasi. Jangan sampai asik khusyuk perjalanan terganggu oleh masuknya email pekerjaan dari klien atau dari bos. Pastikan auto responder menyala dengan notifikasi kalau kamu sedang cuti dan tidak bisa diganggu.

Kamu Yang Naik Kendaraan Umum, Pastikan Tiket Sudah Ditangan Ya!

kapal laut

Coba check dan richeck lagi apakah tiket perjalanan sudah siap ditangan. Kalau belinya tidak lewat jalur resmi, pastikan dulu itu tiket asli. Jangan sampai sudah di hari H malah baru dapat info kalau kamu kena tiket palsu. Sebisa mungkin juga tiket pulang sudah kamu siapkan. Pikiran bisa tak tenang kalau di kampung halaman masih memikirkan untuk tiket kembali.

Kamu Yang Naik Kendaraan Pribadi, Pastikan Kendaraan Sudah Diservis Ya!

servis mobil

Nah, buat yang memilih naik kendaraan sendiri baik mobil maupun motor, prioritas pertama adalah memastikan kendaraan dalam keadaan fit. Lakukan servis terlebih dahulu untuk memeriksa bagian mana saja yang perlu diperbaiki dan perbaharui. Urusannya bisa repot kalau diperjalanan terkendala radiator bocor, ac tak dingin, stater tak menyala dan sejenisnya.

Perjalananmu Jauh Dan Lama, Bisa Jadi Bosan! Siapkan Hiburan Ya!

macet

Bayangkan berapa lama yang harus dihabiskan diperjalanan untuk pengguna kendaraan pribadi, kereta, kapal laut. Dengan kemacetan, antrian, kadang bisa sampai satu-dua hari dihabiskan bahkan pengguna armada laut bisa sampai seminggu.

Jadi ada baiknya, mempersiapkan hiburan. Lagu-lagu kesayangan jangan lupa untuk disiapkan. Yang suka membaca juga jangan lupa buku kesayangan atau justru yang baru di bawa. Yang doyan makan? Siapkan cemilan untuk mengganjal perut.

Si Manis Baiknya Dititipkan Saja

macan

Punya binatang perliharaan tersayang? Dari pada kamu pusing memikirkannya, mempersiapkan segala makanannya. Ada baiknya dititipkan saja. Banyak kok tempat penitipan peliharaan dengan fasilitas yang bisa membuat si manis nyaman. Beberapa pet shop juga suka membuka “hotel” binatang dadakan di masa peak season seperti ini. Cari alternatif terbaik untuk peliharaanmu.

Hitung Cermat Keseimbangan Uang Tunai Kamu

simpan uang

Ini sedikit tricky! Tidak baik membawa uang cash alias tunai berlebihan ketika dalam perjalanan. Jelas hal ini mengundang niatan jahat orang lain. Namun perlu diingat, selama perjalanan kita tentunya membutuhkan uang tunai untuk bertransaksi.

Apalagi jika daerah yang kita tuju, bukanlah kota besar urban. Coba ditimbang-timbang berapa uang cash yang harus kita bawa. PErhitungkan juga apakah ATM tempat kita menaruh uang tersedia di lokasi tujuan. Jika punya beberapa akun bank, ada baiknya menyebar jumlah uang dibeberapa akun tersebut. Fungsinya jika salah satu ATM tidak tersedia, kita selalu bisa menggunakan yang lainnya.

Pulsa sudah?

pulsa handphone

Lalu lintas penggunaan koneksi seluler meningkat tajam di masa-masa seperti ini. Demikian juga dengan aktivitas isi ulang. Jangan sampai pulsa atau paket datamu habis ketika hendak mudik. Karena bukan tak mungkin kamu kesulitan mengisi ulang di tengah trafik operator yang melonjak tajam.

Ini penting mulai dari sekedar update status narsis diperjalanan, sampai ke urusan mencari informasi alternatif jalan. So, jangan lupa ya!

Titip Rumah Kamu Ke Pihak Yang Berwenang

rumah

Hati tenang bukan cuma karena perjelanan mudah, tapi juga karena hati tentram pada yang ditinggalkan. Pastikan semua sudah terkunci dengan baik, jangan sampai di tengah jalan hati gundah gulana karena ragu-ragu apakah pintu belakang sudah dikunci atau belum. Untuk menambah ketenangan, lapor kepada pihak berwenang, seperti keamanan lingkungan, RT, RW kalau perlu sampai kepolisian.

Kalau begini, pergi dengan hati senang, pulang pun disambut kebahagian!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top