Tips

Agar Mudik Tak Terusik

Lebaran sebentar lagi. Ritual paling khas Indonesia sudah menanti. Apalagi kalau bukan mudik alias pulang ke kampung halaman.

Mudik sendiri berasal dari serapan bahasa Arab. Arti aslinya adalah “orang-orang yang menghilangkan”. Apa yang dihilangkan? Perasaan kerinduan, kesedihan karena jauh dari saudara dan kampung halaman. Akar katanya juga berasal dari adzaa-qo yang bisa diterjemahkan sebagai “merasakan atau mencicipi”. Apa yang dicicipi? perasaan bahagia ketika berada di kampung halaman.

Nah mudik sepatutnyalah membawa kebahagiaan. Karena itu, supaya silaturahmi bertemu saudara di daerah berjalan lancar tanpa gangguan, ada baiknya kita mempersiapkan beberapa hal berikut.

Jangan Lupa Nyalakan Auto Responder Email

sosmed kepo

Ini penting. Mudik butuh konsentrasi sekaligus relaksasi. Jangan sampai asik khusyuk perjalanan terganggu oleh masuknya email pekerjaan dari klien atau dari bos. Pastikan auto responder menyala dengan notifikasi kalau kamu sedang cuti dan tidak bisa diganggu.

Kamu Yang Naik Kendaraan Umum, Pastikan Tiket Sudah Ditangan Ya!

kapal laut

Coba check dan richeck lagi apakah tiket perjalanan sudah siap ditangan. Kalau belinya tidak lewat jalur resmi, pastikan dulu itu tiket asli. Jangan sampai sudah di hari H malah baru dapat info kalau kamu kena tiket palsu. Sebisa mungkin juga tiket pulang sudah kamu siapkan. Pikiran bisa tak tenang kalau di kampung halaman masih memikirkan untuk tiket kembali.

Kamu Yang Naik Kendaraan Pribadi, Pastikan Kendaraan Sudah Diservis Ya!

servis mobil

Nah, buat yang memilih naik kendaraan sendiri baik mobil maupun motor, prioritas pertama adalah memastikan kendaraan dalam keadaan fit. Lakukan servis terlebih dahulu untuk memeriksa bagian mana saja yang perlu diperbaiki dan perbaharui. Urusannya bisa repot kalau diperjalanan terkendala radiator bocor, ac tak dingin, stater tak menyala dan sejenisnya.

Perjalananmu Jauh Dan Lama, Bisa Jadi Bosan! Siapkan Hiburan Ya!

macet

Bayangkan berapa lama yang harus dihabiskan diperjalanan untuk pengguna kendaraan pribadi, kereta, kapal laut. Dengan kemacetan, antrian, kadang bisa sampai satu-dua hari dihabiskan bahkan pengguna armada laut bisa sampai seminggu.

Jadi ada baiknya, mempersiapkan hiburan. Lagu-lagu kesayangan jangan lupa untuk disiapkan. Yang suka membaca juga jangan lupa buku kesayangan atau justru yang baru di bawa. Yang doyan makan? Siapkan cemilan untuk mengganjal perut.

Si Manis Baiknya Dititipkan Saja

macan

Punya binatang perliharaan tersayang? Dari pada kamu pusing memikirkannya, mempersiapkan segala makanannya. Ada baiknya dititipkan saja. Banyak kok tempat penitipan peliharaan dengan fasilitas yang bisa membuat si manis nyaman. Beberapa pet shop juga suka membuka “hotel” binatang dadakan di masa peak season seperti ini. Cari alternatif terbaik untuk peliharaanmu.

Hitung Cermat Keseimbangan Uang Tunai Kamu

simpan uang

Ini sedikit tricky! Tidak baik membawa uang cash alias tunai berlebihan ketika dalam perjalanan. Jelas hal ini mengundang niatan jahat orang lain. Namun perlu diingat, selama perjalanan kita tentunya membutuhkan uang tunai untuk bertransaksi.

Apalagi jika daerah yang kita tuju, bukanlah kota besar urban. Coba ditimbang-timbang berapa uang cash yang harus kita bawa. PErhitungkan juga apakah ATM tempat kita menaruh uang tersedia di lokasi tujuan. Jika punya beberapa akun bank, ada baiknya menyebar jumlah uang dibeberapa akun tersebut. Fungsinya jika salah satu ATM tidak tersedia, kita selalu bisa menggunakan yang lainnya.

Pulsa sudah?

pulsa handphone

Lalu lintas penggunaan koneksi seluler meningkat tajam di masa-masa seperti ini. Demikian juga dengan aktivitas isi ulang. Jangan sampai pulsa atau paket datamu habis ketika hendak mudik. Karena bukan tak mungkin kamu kesulitan mengisi ulang di tengah trafik operator yang melonjak tajam.

Ini penting mulai dari sekedar update status narsis diperjalanan, sampai ke urusan mencari informasi alternatif jalan. So, jangan lupa ya!

Titip Rumah Kamu Ke Pihak Yang Berwenang

rumah

Hati tenang bukan cuma karena perjelanan mudah, tapi juga karena hati tentram pada yang ditinggalkan. Pastikan semua sudah terkunci dengan baik, jangan sampai di tengah jalan hati gundah gulana karena ragu-ragu apakah pintu belakang sudah dikunci atau belum. Untuk menambah ketenangan, lapor kepada pihak berwenang, seperti keamanan lingkungan, RT, RW kalau perlu sampai kepolisian.

Kalau begini, pergi dengan hati senang, pulang pun disambut kebahagian!

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Mulai Dari 1G Hingga Kini 4G, Kamu Mengalami Era Yang Mana?

Rindu dengan si Dia yang nan jauh di sana tinggal angkat smartphone lalu lakukan video call. Semudah itu memang saat ini memecah rindu. Teknologi memang sudah sedemikian memudahkan.

Tapi toh kemudahan itu tak datang serta merta. Sekian proses teknologi dilalui hingga kita menjejak di era ini. Sebagian kamu bahkan mungkin sempat merasakan era itu. Tentunya worth it untuk menyimak perjalanan teknologi seluler dari waktu ke waktu ini

Bayangkan Hidup Di era 1G, Handphonemu Cuma Bisa Dipakai Telepon Saja

Angkatan pertama atau 1G, santer diperkenalkan sejak 1970-an. Seandainya saja ketika itu Mark Zuckerberg sudah lahir dan menciptakan jejaring facebook, jangan harap kamu bisa update status memakai jaringan ini. Sebab teknologi pada golongan ini masih bekerja dengan memanfaatkan transmisi sinyal analog, yang hanya diperuntukkan pada panggilan telepon saja.

Ukuran ponsel di masa 1G pun memang cukup tergolong besar, jika dibandingkan dengan ponsel masa kini. Misalnya Motorola seri DynaTAC yang cukup populer pada saat itu. Telepon genggam yang dibuat pada kurun 1984-1994 ini, memiliki bobot 794 gram alias lebih dari setengah kilogram.

Di Era 2G Baru Bisa Kirim SMS, Tak Ada Notif Sudah Dibaca Atau Belum

 

Lahir sebagai adik pertama dari layanan teknologi 1G, sang 2G datang untuk menggantikan sinyal analog ke ranah yang lebih maju yakni Digital. Yap, perbedaan utama antara kedua teknologi tersebut adalah pada sinyal radio yang digunakan.

Beberapa telepon genggam, yang menggunakan teknologi 2G mulai diperkenalkan pada kurun waktu tahun 1990. Tak hanya suara, ponsel pada era ini, sudah dapat berkirim dan menerima data dalam ukuran kecil.

Maksudnya data di sini adalah pengiriman pesan teks (SMS), pesan bergambar serta pesan multimedia (MMS). Kamu yan kebetulan lahir di Era ‘90-an tentu paham, bagaimana pesan bergambar yang sedang dibicarakan. Sulitnya ketika itu jika berkirim pesan tak ada tanda centang dua bahwa pesan sudah dibaca. Kita hanya bisa mengira-ngira sendiri.

Meski sudah mulai ada data transfer, tapi paket yang terkirim masih sangat kecil. Karena itu kemudian jaringan 2G ini dimodifikasi. Dikenalkanlah istilah 2.5G mengacu pada teknologi dengan sistem General Packet Radio Service (GPRS) yang bisa mencapai 50 kbps.

Tak berhenti disitu, jaringan 2G kembali dikembangkan menjadi 2,75G. Sebuah teknologi komunikasi 2G yang dikombinasikan dengan standar Enchanced Data Rates for GSM Evolution (EDGE). Secara teori, kecepatan transfer datanya melebihi 2.5G, yaitu maksimal pada 1 Mbps.

Era 3G Mulai Memungkinkan Kamu Berselfie Dan Mengunggah Ke Sosmed

Penerapan standar GPRS pada teknologi komunikasi 2G jadi jembatan yang akhinya, membuka jalan untuk akses data yang lebih cepat. Sebab setelah kelahirannya, pada tahun 1998 muncul lagi rangkaian yang juga dikenal sebagai generasi ketiga atau 3G.

Teknologi ini sekaligus jadi mobile broadband pertama, alias jaringan pita lebar. Sebuah istilah yang menggambarkan akses pengiriman data lebih cepat. Akses yang lebih cepat ini diiringi dengan melesatnya teknologi ponsel.

Pada saat inilah kita mulai mengenal akses dunia lewat smartphone, transfer data audio, grafis hingga video. Dari sini pula kita mengenal streaming video dan video call dengan sesama pengguna 3G. Di era ini pula sosial media mulai merambat naik dan foto selfie mulai bertebaran dimana-mana

Layaknya ketika 2G dahulu, teknologi 3G juga tak diam di tempat. Dikembangkan pula teknologi yang dinamakan 3.5G dan 3.75G. Teknologinya disebut dengan High Speed Packet Access (HSPA) dan HSPA+, yang memiliki kecepatan transfer data meningkat dengan batas maksimum unduh 14 Mbps, dan kecepatan unggah 5,76 Mbps.

Era 4G LTE Paling Muda Tapi Paling Revolusioner

Teknologi ini menawarkan kecepatan unduh hingga 100 Mbps dan kecepatan unggah hingga 50 Mbps. Dan kecepatan tersebut bisa lebih cepat lagi, tergantung teknologi yang digunakan oleh operator yang kamu gunakan.

Inilah masa dimana para content creator memiliki panggung. Semua bisa berkreasi dan menjadi sosok yang diinginkan dengan teknologi semacam ini. Menjangkau orang-orang lain yang lebih luas bisa dilakukan dengan mudah. Mulai dari youtuber, instagram, blogger hingga content creator di berbagai platform bermunculan.

Di Indonesia sendiri munculnya teknologi 4G mengubah banyak hal. Tak hanya dari user tapi juga penyedia layanan mengubah teknologi mereka untuk menyesuaikan dengan kecanggihan dari 4G LTE.

Smartfren jadi yang paling terdepan soal ini. Smartfren telah menyesuaikan layanannya dengan gaya hidup pintar ala 4G. Yup layanan Smartfren 4G dan Smartfren 4G Plus meluncurkan kartu yang bisa digunakan di semua HP 4G. Kamu sebagai pengguna bisa memilih jenis handphone mulai dari Samsung, iPhone, Oppo, Lenovo dan Motorolla untuk menggunakan Smartfren 4G dan Smartfren 4G Plus.

Tak cuma soal kecepatan dan pilihan handphone beragam, kartu Smartfren 4G GSM dan Kartu Smartfren 4G GSM+, punya kuota 15GB dari kartu Smartfren 4G GSM dan bonus kuota 13GB dari kartu Smartfren 4G GSM+.

Tetunya bonus itu sangat worth it karena Kamu bisa puas streaming dan melakukan banyak hal yang kamu suka. Apalagi 4G yang satu ini juga terdapat fasilitas gratis chatting setahun. Kamu bisa tengok informasi soal hal tersebut di link berikut ini untuk Smartfren 4G dan yang ini untuk Smartfren 4G Plus.

Tak berhenti di tawaran bonus kuota saja, kamu juga bisa ikutan tantangannya. Ada iPhone X sebagai hadiahnya, caranya gampang banget. Kamu tinggal ambil foto kamu dengan ekspresi kamu yang paling worth it. Download imagenya dan share di sosial media kamu dengan menggunakan hastag #BARUTAHUKAN. Untuk info lengkapnya yuk kunjungi barutahukan.com.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Untukmu yang Senang Jalan-jalan, Manfaatkan Cuti Tahunanmu dan Jajal Hal Baru yang Lebih Berkesan

Siapa yang tak menyukai kegiatan traveling? Tapi para penikmat traveling, mungkin akan bosan kalau hanya melakukan traveling yang itu-itu saja sepanjang tahun. Apa lagi kalau kebanyakan orang melakukan traveling yang sudah lazim semisal backpacking atau flashpacking. Memang akan tetap menyenangkan, hanya saja kamu akan terjebak pada rutinitas traveling dan tak punya pengalaman baru yang lebih menyenangkan. Padahal, saat traveling, justru kamu punya banyak peluang untuk bereksplorasi. Bukan hanya soal tempat, tapi soal pengalaman saat traveling, kamu pun perlu merasakan hal-hal baru.

Kalau Punya Rejeki Nomplok, Tak Ada Salahnya Kamu Menjajal Floacation Sekali Seumur Hidup

Liburan semacam ini memang akan menguras kantong kalau kamu bukan dari kalangan sosialita. Bayangkan, menghabiskan waktu berminggu-minggu di atas kapal pesiar nan mewah dan menikmati segala fasilitas bak hotel bintang lima. Membayangkannya saja sudah membuat hatimu senang bukan? Bermimpi bisa melakukan floacation pun sah-sah saja. Dilain sisi, istilah berlibur dengan kapal pesiar juga populer disebut dengan cruise ship atau live on boat.

Tak Bisa Hidup Tanpa Akses Internet dan Gawai Meski Sedang Traveling? Kamu Wajib Coba yang Namanya Glamping

Glamping merupakan singkatan dari glamorous camping. Aktivitas kamping yang satu ini mungkin akan memanjakanmu. Kalau pada kegiatan kamping konvensional, seseorang dituntut untuk menyimpan sejenak gawai mereka dan menyatu dengan alam, tidak dengan glamping. Justru di zaman yang semacam ini, rasanya sulit sekali meninggalkan gawai dan tidak terkoneksi dengan internet. Karenanya, muncul ide bagi para traveler untuk tetap bisa melakukan kamping tanpa meninggalkan segala kenyamanan dan kemudahan hidup sekalipun sedang berada di alam belantara. Tertarik mencoba?

Bak Peribahasa “Sekali Dayung, Dua Tiga Pulau Terlampaui”, Itulah yang Ingin Ditawarkan Liburan Berkonsep Spafari

Sesuai namanya, Spafari adalah dua macam kegiatan wisata yaitu Spa dan Safari. Meski spa dan safari rasanya sulit disatukan karena dua kegiatan tersebut sangatlah kontras—ya, spa sangat identik dengan kenyamanan dan perawatan tubuh. Sementara safari identik dengan kegiatan berpetualang di alam, namun ternyata ide memunculkan liburan bernama spafari cukup menarik untuk dilakukan.

Spafari biasanya diawali terlebih dahulu dengan kegiatan menjelajahi alam alias safari, hingga berjumpa dengan hewan liar. Aktivitas semacam ini tentu membuat badan lelah, bukan? Nah setelah itu giliranmu diberi kesempatan untuk membersihkan diri dan melakukan spa. Menarik bukan? Usai menjelajahi alam, lelahmu akan hilang dengan spa sehingga membuat badan kembali terasa segar.

Bagi yang Punya Jiwa Sosial Tinggi, Cobalah Melakukan Aksi Voluntourism

Voluntourism sejatinya terbentuk dari dua kata: ‘volunteer’ dan ‘tourism’. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, sederhananya berarti melakukan sebuah perjalanan wisata namun dengan tujuan untuk melakukan kegiatan sosial yang bisa membantu orang-orang yang dilanda kesulitan. Selain mengetuk rasa empati, bukankah menyenangkan dan memberi pengalaman baru ketika kamu berwisata sekaligus membantu orang yang membutuhkan pertolongan? Bentuk bantuan pun bisa bermacam-macam, kalau kamu berangkat dengan sekumpulan teman kerja, maka tak ada salahnya melakukan bakti sosial dengan warga di tempat tujuan wisatamu.

Sementara untuk Pegiat Lingkungan, Doom Tourism Bisa Jadi Pilihan yang Tepat Selain Jalan-jalan Biasa

Ada yang menyebut Doom Tourism sebagai wisata kiamat, karena perjalanan wisata ini sangat berbeda dengan wisata-wisata yang lainnya. Mengapa kiamat? Karena mereka yang memilih melakukan doom tourism berarti harus siap berhubungan dengan hal-hal yang terancam punah. Pegiat doom tourism bisa menjelajahi tempat-tempat di berbagai belahan dunia yang memang riskan terhadap kepunahan. Entah kepunahan satwa atau tumbuhan langka. Munculnya gagasan semacam ini lantaran semakin merebaknya isu kepunahan yang diakibatkan banyak faktor. Menantang bukan?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Jangan Sampai Liburan yang Sekejap Mata Membuatmu ‘Bokek’ Karena Lapar Mata

Berlibur biasanya memerlukan budget yang tidak sedikit. Apa lagi kalau kamu memilih berlibur saat musim liburan tiba. Karenanya, orang yang sedang menyiapkan liburan pasti sudah menabung dari jauh-jauh hari demi memiliki liburan yang sesuai ekspetasi. Namun saat hari liburan tiba, bukan berarti kamu dianjurkan untuk berfoya-foya. Sebaliknya, saat liburan pun kamu sejatinya sedang diuji seberapa jauh kamu bisa berhemat. Sah-sah saja berlibur dan membeli ini-itu sebagai oleh-oleh. Tapi coba kamu pikirkan, akankah keuanganmu kembali stabil kalau kamu sampai overbudget saat berlibur? Karenanya, cobalah kendalikan nafsu berbelanja hanya demi memuaskan hasrat lapar mata.

Bisa Dimulai dengan Memilih Waktu Liburan yang Tepat

Mengantisipasi agar kamu tidak bokek bisa dilakukan mulai dari memilih tanggal liburan. Percayalah, tempat wisata, akomodasi, tiket pesawat, hingga harga makanan biasanya akan mengalami kenaikan harga saat high season atau saat musim liburan tiba. Karenanya, lebih baik kamu mempersiapkan liburan saat off season saja dan memanfaatkan cuti tahunanmu. Biasanya, beberapa hotel akan memberikan diskon di waktu-waktu tersebut.

Dilanjutkan dengan Memilih Waktu Penerbangan yang Pas

Kamu wajib tahu, biasanya harga tiket pesawat akan lebih murah bila kamu memilih terbang di awal minggu pada hari Senin atau Selasa. Di samping itu, cobalah memilih first flight di hari itu daripada second flight. Kalau kamu sudah bisa menekan anggaran tiket pesawat, tentu menyenangkan saat kamu coba menghemat yang lainnya.

Siapkan Rekening yang Cocok untuk Traveler Apabila Kamu Hendak Berlibur Ke Luar Negeri

Jangan sampai uang tabunganmu berkurang karena terpotong biaya transaksi yang relatif tinggi saat melakukan penarikan uang di ATM negara yang kamu kunjungi. Dari jauh-jauh hari, cobalah persiapkan diri dengan membuka rekening yang tidak ada batas maksimum penarikan serta tak dikenakan biaya transaksi. Hal ini akan mengamankan anggaranmu selama berlibur.

Selagi Kamu Bepergian, Tak Ada Salahnya Menyewakan Tempat Tinggalmu Agar Bisa Menghasilkan Pundi-pundi Uang

Kalau kamu memang merencanakan untuk bepergian dalam waktu yang lumayan lama, lebih baik coba sewakan saja rumahmu. Bukankah menguntungkan untukmu? Kamu bisa menyeimbangkan pengeluaran sekaligus pemasukan saat berlibur. Tapi sebelumnya, usahakan kamu menyimpan semua barang berharga di tempat yang aman saat mau menyewakan tempat tinggalmu.

Hindari Menyewa Mobil, Perbanyaklah Berjalan Kaki Dan Naik Transportasi Umum

Jangan malas untuk jalan kaki dan manfaatkan transportasi publik yang ada. Selain akan banyak menghemat uang transportasi, kamu pun akan merasakan sensasi dan pengalaman baru saat mengelilingi tempat liburanmu dengan transportasi yang ada. Kalau menyewa mobil, selain memikirkan biaya sewa, kamu pun harus menyiapkan anggaran untuk bensin, parkir, dan sebagainya bukan?

Jangan Sungkan Bawa Botol Minum Kosong dan Berbelanja di Pasar Lokal

Untukmu yang ingin berjalan-jalan ke luar negeri, biasanya harga air mineral di sana sangat mahal. Karenanya, untuk menyiasatinya, kamu pun bisa membawa botol minum yang bisa diisi ulang di berbagai tempat. Selain itu, jangan ragu untuk berbelanja di pasar lokal. Biasanya harga-harga yang ditawarkan akan lebih murah daripada kamu harus makan di kafe atau restoran.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Traveling Bawa Kamera Mahal, Kebutuhan Atau Hanya Prestise Semata?

Prinsip orang zaman sekarang; belum afdol kalau liburan tanpa foto-foto. Karenanya, banyak orang yang memanfaatkan traveling untuk berburu foto. Demi kebutuhan yang satu ini, akhirnya timbul keinginan untuk membeli kamera. Belum lagi lantaran melihat postingan foto teman yang semakin ciamik di Instagram. Rasa-rasanya ingin sekali pelesiran sambil berfoto berlatarkan tempat yang indah dan menunjukkan hasil jepretan terbaik dengan kamera keluaran terbaru.

Harga jual kamera berikut dengan aksesoris pelengkapnya yang masih mahal menjadikan barang yang satu ini terasa mewah. Karenanya, ada sebuah kebanggaan tersendiri kalau kita bisa memiliki kamera. Bayangkan, faktanya jika ingin membeli kamera, setidaknya kamu butuh modal sekitar Rp 3 juta hingga Rp 5 juta untuk jenis yang standar. Kebanyakan kemudian terbawa prestis untuk meng-upgrade perangkat kamera mereka. Dari sinilah pemilik kamera mau tak mau harus merogoh kocek sampai belasan juta. Untukmu yang tengah memikirkan hendak membeli kamera mahal demi traveling, sudahkah memikirkannya matang-matang?

Memangnya Kamera Ponselmu Masih Kurang Canggih?

Perkembangan kamera ponsel semakin bersaing. Coba lihat dulu ponsel milikmu, apa masih kurang canggih? Bukankah keberadaan kamera ponsel saat ini sungguh membantu untukmu yang menginginkan hasil foto terbaik? Mulai dari besaran megapixel, kejernihan gambar, hingga kualitas kamera ponsel sejatinya semakin mumpuni. Masihkah kamu merasa kurang jika bepergian hanya memanfaatkan kamera ponsel?

Motivasimu Beli Kamera Sejatinya Demi Prestise Atau Memang Ingin Belajar?

Kalau kamu merasa gambarmu yang diambil dengan kamera ponsel terlihat kurang ‘wah’ lantaran angle, posisi, atau pencahayaannya kurang pas, maka itu bukan salah kamera ponselmu. Tapi memang kamu masih perlu banyak belajar soal fotografi. Karenanya, sebelum kamu memutuskan untuk membeli kamera mahal, cobalah perdalam dahulu pengetahuan dasar tentang fotografi. Memiliki kamera bagus akan sia-sia kalau kamu hanya memanfaatkannya untuk mengambil foto ala kadarnya. Padahal, kamera milikmu punya kemampuan lebih dari yang kamu pikirkan.

Sebelumnya, Pernahkah Kamu Berurusan dengan Kamera Profesional? Sudah Coba Pinjam Temanmu?

Jika kamu memang punya teman yang sudah lama memakai kamera mahal, cobalah datangi dan tanyakan hal-hal seputar pengetahuan fotografi dasar. Kalau perlu, mintalah izin padanya untuk meminjam kameranya selama beberapa jam saja. Mungkin saja dia dengan senang hati mau mengajarkan tips mengambil gambar dengan ciamik. Dilain sisi, kamu pun jadi punya pengalaman dasar dalam mengoperasikan kamera. Hal-hal sepele semacam ini sejatinya perlu dilakukan agar kamu tak ‘kudet’ sebelum memutuskan membeli kamera anyar.

Usai Memotret, Hasil Fotonya Kira-kira Hendak Digunakan Untuk Apa?

Kalau fotografer, tentu saja hasil karyanya dijual. Kalau kamu kira-kira untuk apa? Apakah sekadar untuk posting Instagram lantaran kamu berlibur? Atau kebutuhan media sosial yang lainnya? Sejatinya tak masalah, karena terkait kebutuhan foto adalah hak masing-masing orang. Namun kalau memang jepretanmu hendak kamu gunakan untuk keperluan komersil, memang butuh kamera profesional karena gambarnya akan benar-benar tajam dan halus.

Namun untukmu yang merasa masih ragu untuk membeli kamera, lebih baik coba maksimalkan kamera ponsel terlebih dahulu. Apa lagi sekarang  banyak aplikasi photo editor yang bisa membantumu mengatur gambar agar bisa terlihat semakin ciamik dan sesuai dengan kebutuhan tren media sosial.

Sudahkah Kamu Menyusun Skala Prioritas Kala Hendak Membeli Kamera Tersebut?

Ini juga penting, kamu perlu menyusun skala prioritas tentang barang-barang apa saja yang hendak kamu beli. Kemudian atur juga keuanganmu dan pertimbangkan secara matang-matang, apakah anggaran sebesar 10 juta, misalkan, sudah siap kamu anggarkan demi kamera? Padahal kamu ingin bepergian ke banyak tempat. Kalau sekiranya kamu sudah menyusun skala prioritas diiringi survei ke sejumlah toko kamera, mungkin kamu akan tahu jawabannya sebaiknya kamu beli atau tidak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

MOST SHARE

To Top