Community

8 Hal Kecil yang Berakibat Fatal, Jauhi Hal Ini Jika Tidak Ingin Dibenci di Kantor

Lingkungan kantor yang nyaman dan menyenangkan tentunya menjadi dambaan semua karyawan. Apalagi di dalamnya ada teman-teman yang asyik, yang bisa diajak berbagi cerita kapanpun. Kamu pun bekerja jadi semangat karena suasana yang tidak membosankan.

Tapi, jangan sampai kenyamanan yang kamu miliki sekarang terusik karena kamu sering melakukan kebiasaan-kebiasaan yang berakibat fatal sehingga dibenci teman sekantor. Apa saja?

Terlalu Lama Bergosip Saat Jam Kerja Jadi Salah Satu Masalah Utama Bagi Para Karyawan

Kegiatan bergosip tidak bisa dihindari, apa lagi saat berada lingkungan kantor. Wanita biasanya paling suka  menghabiskan waktu hingga berjam-jam untuk bergosip, apalagi jika tema yang digosipkan itu mengenai teman sekantor. Pagi, biasanya menjadi waktu yang pas untuk bergosip sebelum memulai pekerjaan.

Bila memungkinkan, hindari sebisa mungkin kegiatan bergosip di kantor. Kamu tidak perlu ikut-ikutan menyebarkan kejelekan orang lain hanya karena kamu ingin terhibur. Menghindari gosip pagi akan menjaga reputasimu selama di kantor. Hobimu yang suka bergosip juga akan jadi pertimbangan atasan apakah akan mempertahankanmu tetap di kantor atau tidak.

Tidak Bisa Kerja Sama Tim Dengan Baik

Profesionalitas sangat diperlukan dalam bekerja, agar hasil yang diinginkan dapat diraih sesuai harapan. Ketika kamu selalu egois dalam bekerja dan tidak bisa bekerja sama dengan baik, jangan heran bila teman-temanmu di kantor akan menjauhimu.

Mereka melakukan hal demikian karena kamu bersikap menjengkelkan, selalu memaksakan pendapat, dan tidak bersedia mendengarkan pendapat orang yang satu tim denganmu.

Selalu Menyalahkan Rekan Kerja Ketika Melakukan Kesalahan

Atasan menegurmu karena kerja kamu dan tim tidak sesuai dengan yang diharapkannya. Alhasil, kamu dan timmu kena marah atasan. Meski begitu, kamu harus menerima setiap kritik dari atasan dengan lapang dada dan jadikan hal itu untuk koreksi diri.

Jangan malah menyalahkan orang lain dan menjelek-jelekan rekan setim saat kamu ditegur oleh atasan apalagi melakukannya saat di depan atasan. Sikapmu yang seperti itu bukan malah dipuji tetapi hanya akan membuat orang membencimu dan dianggap sebagai “tukang jilat”.

Keluar Kantor Tanpa Pemberitahuan Yang Jelas

Kamu selalu menghilang tanpa alasan atau pemberitahuan yang jelas. Bahkan di saat ada rapat penting pun kamu tidak hadir. Serasa kantor milik sendiri. Tindakan seperti itu boleh saja dilakukan kalau kamu adalah pemilik perusahaan tersebut, tapi selama masih jadi karyawan di sebuah kantor sebaiknya ikutilah peraturan yang ada.

Kebiasaanmu yang suka keluar atau tidak masuk kantor tanpa alasan hanya akan membuatmu dibenci oleh rekan kerja dan tidak akan lagi dipercaya.

Melibatkan Rekan Kerja Dalam Masalah Pribadi

Boleh saja kamu berbagi cerita keseharian dengan teman dikantor. Tapi ingat, alangkah baiknya jika kamu tidak melibatkan teman kantormu dalam masalah yang sedang kamu alami.

Meski kamu dan diasudah akrab, tapi akan lebih baik tidak membawanya ke dalam urusan pribadimu jika tidak ingin hubungan pertemanan jadi renggang. Suasana kantor akan jadi terasa tidak nyaman kalau kamu ada masalah dengan rekan kerjamu.

Terlalu Sering Mengeluh Soal Pekerjaan

Kebiasaan lainnya yang membuatmu dibenci di kantor ialah terlalu sering mengeluh tentang pekerjaan. Kamu terlalu sering mengeluh tentang banyaknya yang kamu dapat dari atasan pada rekan kantormu.

Sebagai manusia memang tidak salah bila kita mengeluh, tetapi kalau terlalu sering hal itu juga akan menjengkelkan. Kamu akan dianggap sebagai orang yang tidak kreatif dan penurun semangat kerja orang-orang di kantor. Mengeluh hanya akan membuat energimu terkuras percuma. Daripada hanya bisa mengeluh, lebih baik banyak bersyukur karena kamu masih punya pekerjaan.

Memakai Barang Orang Lain Tanpa Izin

Kamu mungkin sudah biasa meminjam pulpen, pensil, buku, notes, dan barang-barang lainnya di kantor tanpa seizin pemiliknya. Kamu mungkin menganggapnya biasa karena kamu telah dekat dengan orang yang barangnya kamu pinjam.

Tapi, bisa saja hal ini menimbulkan kesalahpahaman dan kamu dianggap tidak sopan. Lebih baik biasakan untuk meminta izin ketika meminjam barang orang lain meskipun kamu telah kenal baik dengan orang itu. Sikapmu yang selalu sopan pada orang lain akan membuat hubungan kerja tetap lancar.

Memanfaatkan Teman Kerja Hanya Untuk Promosi Jabatan

Kamu terlalu berambisi untuk naik gaji dan jabatan sampai-sampai kamu mengorbankan temanmu sendiri. Kamu tidak segan menjatuhkan mereka tidak peduli apapun keadaannya hanya agar terlihat bagus dimata atasanmu. Tidak heran, sikapmu yang demikian membuatmu dibenci teman sekantor.

Orang lain akan segan mendekatimu dan berteman akrab denganmu karena mereka menganggapmu sebagai orang yang berbahaya. Kamu akan dianggap sebagai perusak karier orang lain.

Percuma saja kalau kamu sudah berada di posisi teratas nanti, tidak ada orang yang senang dengan kesuksesanmu. Kamu hanya akan merasa senang sendirian tanpa seorangpun di sisimu.

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:33 pm

    Ditambah jangan pernah menjadi orang yang selalu berfikir benar dan memaksakan kehendak …
    dan Saling Menghormati dan Menghargai sesama karyawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Dibandingkan Spanyol Atau Italia, Pecinta Motor Tanah Air Jauh Lebih Gila

Kalau bicara soal motor apalagi MotoGP rasanya Italia dan Spanyol merupakan dua negara teratas. Sebagian besar pembalap kasta tertinggi balap motor dihuni oleh warga dari kedua negara tersebut. Setiap gelaran di kedua negara itu juga hampir selalu pecah rekor untuk soal jumlah penonton.

Tapi jangan salah, kalau saja MotoGP diadakan di Indonesia, bisa jadi negara kita jadi nomor satu soal antusiasme masyarakatnya dengan motor. Beberapa kali pembalap MotoGP singgah di Indonesia selalu takjub dengan kegilaan orang Indonesia akan motor.

Tak terkecuali Rrasa antusias bikers di Indonesia yang membuat Andre Iannone dan Alex Rins terpukau. Mereka tidak menyangka kalau para bikers di Indonesia sebegitu besar dan heboh. Hal ini disampaikan kala Iannone dan Rins sedang melakukan kunjungan ke Indonesia dalam event Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di sentul.

Event kali ini merangkul 3.000 bikers dari 63 klub dan komunitas Suzuki yang saling bekerjasama dengan PT.SIS (Suzuki Indomobil Sales). Acara dihelat di Sentul Sirkuit, Bogor daerah Jawa Barat. Yang mana acara pembuka dilakukan dengan iring-iringan yang dipimpin kedua pembalap Team Suzuki Ecstar MotoGP 2018.

Andrea Iannone dan Alex Rins disuguhkan Suzuki GSX-R150. Tak cuma mereka brand ambassador GSX-R150, Hamish Daud sebagai ambasador GSX juga ikut serta di acara ini. GSX dipilih karena mencirikan aura MotoGP.

Tampil dengan model full fairing, GSX-R150 tampilannya memang tampak serupa dengan tunggangan pebalap di arena MotoGP. Lampu depan yang menyudut tajam memberikan kesan yang sangat agresif. Struktur jok pengemudi dan penumpang yang tinggi makin memperkuat kesan ini, karena posisi berkendara jadi menunduk.

Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-R150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

“Saya tidak menyangka kekuatan bikers Suzuki di Indonesia sangat luar biasa seperti ini. Senang sekali saya mendapatkan pengalaman yang sangat beragam dan berbeda bersama rekan balap saya dan ribuan bikers Suzuki,” ungkap Alex Rins.

Kehebohan dari komunitas dan klub terpancar dari acara yang diadakan sejak pagi hari jam 10, sudah dipenuhi oleh ribuan bikers yang berdatangan dari Tanggerang, Cikarang, Cengkareng, Parung dan lain-lain. Bahkan beberapa dari mereka ada yang berangkat ketika matahari belum terbangun dari tidurnya.

Rasa antusiasme total yang diperlihatkan bikers juga dirasakan oleh Andrea Iannone. Ia pun beranggapan antusiasme publik tanah air jadi dorongan luar biasa baginya untuk lebih berprestasi di ajang MotoGP.

“Ini adalah kali pertama bagi saya bisa larut dalam kegembiraan fans Suzuki. Saya sangat menikmati momen hari ini, dan semoga semangat teman-teman bikers Suzuki bisa menambah semangat saya sendiri untuk tampil lebih mengensankan di musim MotoGP 2018 bersama tim saya,” kata Iannone.

Meskipun acara seperti ini bukan yang pertama bagi kedua pembalap. Namun, Iannone mengungkapkan bahwa di Indonesia lebih meriah dari pada Italia dan Spanyol. Lantaran banyak bikers yang ikut serta dalam event ini apalagi pada saat konvoi yang dilakukan sepanjang track Sentul sirkuit.

“Seperti yang Iannone katakan, kami beberapa kali mengadakan acara serupa. Tapi di sini berbeda karena kami (Iannone dan Rins -red) berkendaraan dengan banyak orang. Apabila tahun ini sukses kami ingin mengdakan acara yang lebih besar,:” tambah Alex Rins.

Antusias yang diperlihatkan oleh para bikers dapat menghipnotis Alex Rins dan Andrea Iannone untuk mewujudkan kembali acara serupa di tahun mendatang. Karena selain menjadi wadah berjumpa dengan pembalap luar, hal ini juga menjadi ajang silaturahmi para klub dan komunitas Suzuki

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:33 pm

    Ditambah jangan pernah menjadi orang yang selalu berfikir benar dan memaksakan kehendak …
    dan Saling Menghormati dan Menghargai sesama karyawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top