Community

5 Kemampuan Ini Akan Hilang Jika Kamu Bekerja Hanya untuk Uang

Apa yang biasanya kamu cari ketika melihat iklan lowongan pekerjaan? Hal yang paling pertama dilihat dan dicari ketika terpampang iklan lowongan pekerjaan di depan mata adalah soal gaji. Tidak dipungkiri, di tengah kebutuhan pokok yang harganya selalu naik, banyak orang yang berlomba-lomba mencari penghasilan setinggi mungkin.

Meski pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan bidang yang selama ini ditekuni atau tidak sesuai dengan passion, asal gaji yang ditawarkan sesuai harapan bahkan melebihi ekspektasi, banyak orang yang akhirnya menerima pekerjaan tersebut. Tetapi, kebanyakan ambisi untuk memperoleh penghasilan yang tinggi ternyata tidak selamanya berujung baik. Kamu akan Kehilangan beberapa kemampuan penting yang seharusnya bisa kamu dalami, jika orientasimu hanya bertumpu pada uang.

Karena Hidupmu Hanya Bertumpu Pada Uang, Kamu Melupakan Kemampuan Dirimu Yang Sebenarnya

Ketika dirimu hanya berharap pada penghasilan yang tinggi, dan berharap bisa hidup makmur dengan uang yang kamu dapatkan, nyatanya kamu melupakan hal yang paling penting yang tidak kamu sadari. Hal tersebut adalah kemampuan untuk menghargai diri sendiri. Kamu hanya fokus pada bagaimana caranya menghasilkan uang yang banyak secepat mungkin. Padahal banyak talenta yang kamu miliki, tetapi kamu tidak mau mengembangkannya. Kamu menganggap saat ini uang adalah hal yang paling penting. Soal kemampuan, masih bisa diasah nanti ketika sudah punya uang yang banyak.

Tidak ada yang tahu kapan “nanti” itu datang. Terkadang seseorang akan melupakan janji yang ia buat sendiri ketika sudah terlena dengan kekayaan harta.

Pikiranmu Hanya Memikirkan Tentang Uang Hingga Kemampuan Untuk Berkembang Lebih Jauh Kamu Abaikan

Butuh proses bagi seseorang untuk berkembang lebih jauh dan lebih baik lagi. Kamu tidak akan menjadi orang hebat hanya dalam waktu yang singkat. Dalam hidup, kamu harus menjalani tahapan demi tahapan, selangkah demi selangkah agar bisa menjadi orang yang sukses. Tapi, begitu tujuan hidupmu hanya berfokus pada uang. Di saat yang bersamaan, kamu akan lupa betapa pentingnya kesempatan untuk terus meningkatkan kemampuan diri. Pikiranmu hanya berfokus pada bagaimana caranya  memiliki uang, urusan perkembangan menjadi pribadi lebih baik itu urusan belakangan. Kamu hanya berpikir segalanya akan turut lebih baik jika mempunyai banyak uang.

Dalam Hidupmu, Hal Yang Terpenting Adalah Punya Banyak Uang. Kamu Sampai Lupa Cara Untuk Menikmati Hidup Yang Sebenarnya

Kebahagiaan itu tidak bisa dibeli dengan uang. Percuma jika kamu punya banyak uang tapi malah sakit-sakitan. Uangmu yang banyak itu hanya akan habis untuk pergi ke rumah sakit dan membeli obat-obatan yang tidak enak rasanya. Percuma punya gaji selangit, tapi sebenarnya batinmu tersiksa karena sama sekali tidak bisa menikmati dan mencintai pekerjaanmu yang kamu sekarang. Hidup banyak uang tapi tidak pernah tenang. Kamu selalu gelisah uangmu akan hilang dicuri orang. Lebih baik punya harta yang cukup tapi hati damai dan pikiran tenteram.

Kamu Lupa Untuk Bersyukur Karena Selama Ini Kamu Kerja Hanya Untuk Uang

Kemampuanmu untuk bersyukur pun perlahan memudar dan hilang begitu kamu mendapatkan uang dengan jumlah yang melebihi ekspektasimu. Percayalah, ketika hidupmu hanya fokus pada uang maka bersiaplah untuk kecewa. Kamu tidak pernah puas dengan apa yang kamu miliki sekarang karena kamu tidak pernah bersyukur. Walaupun punya gaji Rp20 juta per bulan, kamu masih saja merasa kekurangan. Kenapa? Karena kamu tidak tahu arti bersyukur.

Ingatlah, bahwa uang bersifat fana atau semu. Uang akan habis sewaktu-waktu jika kamu tidak bisa mengelolanya dengan baik. Untuk itu, jangan biarkan dirimu jadi budak uang. Jangan biarkan waktumu habis hanya untuk mencari uang. Gunakanlah kesempatan yang ada untuk memperbaiki kualitas diri. Hidupmu terlalu singkat jika hanya dipakai untuk memburu uang semata.

Kamu Lupa Bahwa Bergaul Dengan Orang Sukses Jauh Lebih Penting Daripada Berkawan Dengan Orang Yang Hanya Gila Harta

Seorang motivator bernama Jim Rohn berkata, bila kamu suka mengejar uang, kemudian bersahabat dengan orang yang sama hanya akan membuat kecintaan pada uang makin menjadi-jadi. Hal itu sebabnya, kamu tidak disarankan untuk berteman atau bergaul dengan orang yang setipe dalam hal yang negatif. Kenapa? Ketika kamu bergaul dengan sesama penggila harta, maka obsesimu untuk menjadi kaya akan semakin menjadi-jadi, dan kamu tidak akan pernah berhenti melakukan hal tersebut.

Bergabunglah bersama orang-orang yang sukses, meski dengan harta yang tidak banyak. Bersama orang-orang yang sukses pikiranmu akan lebih maju, lebih berarti, serta wawasanmu akan lebih terbuka karena orang sukses terbiasa berpikir kreatif dan tak pernah berhenti menjadi inovatif.

Daripada kamu hanya memikirkan uang, lebih baik kamu perkaya dirimu dengan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan tidak akan habis sampai kamu mati. Ilmu pengetahuan akan membuatmu tetap kaya meski sudah tua nanti. Beda dengan uang, yang hanya membuatmu kaya sesaat. Ketika habis, hanya akan menyisakan penderitaan.

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:45 pm

    terkadang memang kita lupa tujuan utama dari kehidupan ini apa bagi kita …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Dibandingkan Spanyol Atau Italia, Pecinta Motor Tanah Air Jauh Lebih Gila

Kalau bicara soal motor apalagi MotoGP rasanya Italia dan Spanyol merupakan dua negara teratas. Sebagian besar pembalap kasta tertinggi balap motor dihuni oleh warga dari kedua negara tersebut. Setiap gelaran di kedua negara itu juga hampir selalu pecah rekor untuk soal jumlah penonton.

Tapi jangan salah, kalau saja MotoGP diadakan di Indonesia, bisa jadi negara kita jadi nomor satu soal antusiasme masyarakatnya dengan motor. Beberapa kali pembalap MotoGP singgah di Indonesia selalu takjub dengan kegilaan orang Indonesia akan motor.

Tak terkecuali Rrasa antusias bikers di Indonesia yang membuat Andre Iannone dan Alex Rins terpukau. Mereka tidak menyangka kalau para bikers di Indonesia sebegitu besar dan heboh. Hal ini disampaikan kala Iannone dan Rins sedang melakukan kunjungan ke Indonesia dalam event Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di sentul.

Event kali ini merangkul 3.000 bikers dari 63 klub dan komunitas Suzuki yang saling bekerjasama dengan PT.SIS (Suzuki Indomobil Sales). Acara dihelat di Sentul Sirkuit, Bogor daerah Jawa Barat. Yang mana acara pembuka dilakukan dengan iring-iringan yang dipimpin kedua pembalap Team Suzuki Ecstar MotoGP 2018.

Andrea Iannone dan Alex Rins disuguhkan Suzuki GSX-R150. Tak cuma mereka brand ambassador GSX-R150, Hamish Daud sebagai ambasador GSX juga ikut serta di acara ini. GSX dipilih karena mencirikan aura MotoGP.

Tampil dengan model full fairing, GSX-R150 tampilannya memang tampak serupa dengan tunggangan pebalap di arena MotoGP. Lampu depan yang menyudut tajam memberikan kesan yang sangat agresif. Struktur jok pengemudi dan penumpang yang tinggi makin memperkuat kesan ini, karena posisi berkendara jadi menunduk.

Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-R150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

“Saya tidak menyangka kekuatan bikers Suzuki di Indonesia sangat luar biasa seperti ini. Senang sekali saya mendapatkan pengalaman yang sangat beragam dan berbeda bersama rekan balap saya dan ribuan bikers Suzuki,” ungkap Alex Rins.

Kehebohan dari komunitas dan klub terpancar dari acara yang diadakan sejak pagi hari jam 10, sudah dipenuhi oleh ribuan bikers yang berdatangan dari Tanggerang, Cikarang, Cengkareng, Parung dan lain-lain. Bahkan beberapa dari mereka ada yang berangkat ketika matahari belum terbangun dari tidurnya.

Rasa antusiasme total yang diperlihatkan bikers juga dirasakan oleh Andrea Iannone. Ia pun beranggapan antusiasme publik tanah air jadi dorongan luar biasa baginya untuk lebih berprestasi di ajang MotoGP.

“Ini adalah kali pertama bagi saya bisa larut dalam kegembiraan fans Suzuki. Saya sangat menikmati momen hari ini, dan semoga semangat teman-teman bikers Suzuki bisa menambah semangat saya sendiri untuk tampil lebih mengensankan di musim MotoGP 2018 bersama tim saya,” kata Iannone.

Meskipun acara seperti ini bukan yang pertama bagi kedua pembalap. Namun, Iannone mengungkapkan bahwa di Indonesia lebih meriah dari pada Italia dan Spanyol. Lantaran banyak bikers yang ikut serta dalam event ini apalagi pada saat konvoi yang dilakukan sepanjang track Sentul sirkuit.

“Seperti yang Iannone katakan, kami beberapa kali mengadakan acara serupa. Tapi di sini berbeda karena kami (Iannone dan Rins -red) berkendaraan dengan banyak orang. Apabila tahun ini sukses kami ingin mengdakan acara yang lebih besar,:” tambah Alex Rins.

Antusias yang diperlihatkan oleh para bikers dapat menghipnotis Alex Rins dan Andrea Iannone untuk mewujudkan kembali acara serupa di tahun mendatang. Karena selain menjadi wadah berjumpa dengan pembalap luar, hal ini juga menjadi ajang silaturahmi para klub dan komunitas Suzuki

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:45 pm

    terkadang memang kita lupa tujuan utama dari kehidupan ini apa bagi kita …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top