Tips

Ini 5 Cara Menghapus Pikiran Negatif Sebelum Tidur!

relaks sebelum tidur

Tidur seharusnya jadi waktu untuk berisitirahat. Masalahnya waktu-waktu menjelang tidur terbukti menjadi masa paling rentan bagi seseorang untuk punya pikiran negatif. Bayangan kepenatan selama satu hari yang telah dijalani bisa terus membayangi. Apalagi kepadatan kegiatan esok harinya sudah kembali memenuhi kepala. Belum lagi, lintasan peristiwa-peristiwa masa lalu yang kerap menghinggapi di waktu-waktu menuju tidur tersebut.

Permasalahan ini akan jadi mata rantai yang tak terputus. Pikiran-pikiran negatif ketika hendak tidur itu akan memangkas waktu istirahat karena tak bisa langsung terlelap. Kurangnya waktu tidur itu akan memperparah pikiran negatif di keesokan harinya.

Buntutnya bisa berujung pada gangguan yang lebih parah secara psikologi. Sebut saja insomnia yaitu keadaan sulit tidur. Bahkan mungkin mempengaruhi perubahan mood hingga ke bentuk depresi akut.

Beberapa penelitian terkini berusaha untuk mengatasi masalah pikiran negatif ini. Caranya dimulai dengan ketika waktu tidur masuk. Ini beberapa diantaranya untuk menghapus pikiran negatif dan membuat tidur lebih nyaman.

1. Tidur Lebih Cepat

Salah satu penelitian terbaru yang diadakan oleh Binghamton University berusaha mengungkapkan hubungan antara pikiran negatif, stress dan pola tidur. Ditemukan bahwa orang yang tidurnya lebih malam cenderung punya pikiran lebih negatif dibanding orang yang tidur lebih dulu.

Selain waktu tidur, durasinya juga berpengaruh terhadap pikiran negatif. Orang yang tidur kurang dari 7 jam sehari akan mungkin punya pikiran negatif lebih banyak dibanding yang punya tidur cukup. Karena itu mempercepat waktu tidur adalah salah satu cara untuk mendapatkan tidur yang cukup.

Setidaknya jika pikiran negatif mulai menyerang. Ketakutan akan tugas menumpuk esok hari mulai datang, kita masih punya cadangan waktu cukup untuk membiarkan pikiran tersebut berlalu. Namun tetap punya waktu tidur yang cukup.

Kunci utama terletak pada jadwal yang konsisten dan teratur. Cobalah untuk punya waktu tidur yang kurang lebih sama setiap harinya. Dengan begitu pikiran-pikiran negatif secara perlahan akan berkurang.

2. Bicara postif Ke Diri Sendiri

Salah satu metode untuk menghadapi pikiran negatif adalah dengan berbicara positif pada diri sendiri. Ketika sendiri cobalah untuk mengajak biacara diri sendiri dengan memujinya secara terbuka akan pencapaian dan

keberuntungan yang telah di dapat. Misalnya:
“Hai (sebut nama sendiri), enak betul kamu hari ini. Masih punya waktu untuk makan siang sementara orang lain begitu sibuk sampai harus makan di kantor. Restorannya pun punya makanan enak. Beruntung sekali kamu”

Cara-cara seperti itu bisa membuat pikiran lebih postif. Masalahnya dengan sering bicara buruk soal diri sendiri, seseorang akan fokus pada kekurangan dirinya saja bahkan hinggap tahap menguburkan segala kelebihannya. Buntutnya dalam keadaan seperti itu seseorang akan mulai menyalahkan dirinya sendiri, dan hanya memberi perhatian pada situasi-situasi buruk yang mungkin terjadi.

Berbicara negatif akan cenderung membuat pikiran membagi secara tegas situasi baik dan buruk. Padahal nyatanya, kehidupan nyata tidaklah demikian. Karena situasi sebenarnya sangat bervariasi dan terpolarisasi tidak ada sisi baik dan sisi buruk, semua ada diantaranya.

Tujuan dari terus berbicara positif pada diri sendiri ini adalah agar jika kita merasa dalam situasi yang negatif dan kurang baik, kita hanya akan menganalisanya sebentar. Belajar kenapa hal itu bisa terjadi, namun sesaat kemudian kita sudah bisa melanjutkan hidup dan yakin hal-hal seperti itu bisa kita antisipasi kedepannya. Kita tak lagi berlama-lama menangisi keadaan buruk itu.

3. Sudah Coba Berdoa?

Salah satu cara menghilangkan pikiran negatif adalah dengan berdoa sebelum tidur. Namun sering kali kita salah menggunakan fasilitas yang satu ini. Banyak orang yang menjadikan doanya sebagai ladang keluh kesah. Bisa jadi hal ini tak sepenuhnya salah, namun ada cara yang dapat kita gunakan untuk mendorong pikiran yang lebih positif.

Caranya adalah dengan mengawali doa dengan rasa sykur dan membacakan hal-hal positif yang telah kita punyai. Bacakanlah hal itu sebanyak yang kita mampu. Jika perlu buatlah daftar hal-hal positif tersebut sebelum kita mulai memutuskan untuk berdoa. Meningkatnya rasa bersyukur karena pikiran positif ini, menurut penelitian akan meningkatkan kualitas tidur secara signifikan. Dan tentunya akan segera menghapus pikiran-pikiran negatif.

4. Bernafas Dengan Sadar

Bernafas memang jadi hal yang tak bisa lepas dari kehidupan. Secara otomatis semua berjalan begitu saja. Padahal bernafas adalah hal yang sangat penting bagi kehidupan kita. Dan melalui nafas kita bisa terhubung dengan seluruh anggota badan kita. Namun seringnya kita menerimanya begitu saja tanpa kita pernah menyadarinya.

Nah, cara mengurangi pikiran-pikiran negatif adalah dengan bernafas secara sadar sebelum kita beranjak tidur. Fokus lah pada helaan setiap nafas. Sadari bahwa kita sedang bernafas. Perhatikan bagaimana udara berjalan dari hidung menunju ke organ-organ internal kita.

Salah satu tujuannya adalah agar kita fokus pada hal-hal yang bersifat fisik. Dengan begitu kita akan “mengabaikan” pikiran-pikiran kita terutama pikiran negatif. Usahakan satu-satunya yang kita pikirkan saat itu adalah urusan nafas itu sendiri.

Mengatur nafas juga bisa berpengaruh pada ritme jantung, yang bisa membuat kita lebih tenang. Karena itu “bernafas dengan sadar” tak hanya bisa dilakukan ketika hendak tidur. Tapi lakukanlah setiap ada kesempatan

5. Mendengarkan Musik

Mendengarkan musik adalah salah satu cara untuk menghilangkan stress, memfokuskan pikiran dan membersihkannya dari hal-hal negatif. Penelitian terakhir menunjukan bahwa mendengarkan musik tertentu bisa mengatasi gangguan tidur jika digunakan secara konsisten.

Lalu musik seperti apa? Tak semua musik tepat untuk digunakan untuk relaksasi sebelum tidur. Terutama adalah dengan menghindari musik-musik yang memiliki lirik sedih. Karena lirik-lirik lagu bisa membawa seseorang terbang ke pikiran-pikirannya sendiri. Pilih lah musik dengan lirik positif yang kita bisa bernyanyi-nyanyi kecil bersamanya sebelum tidur.

Atau pilihlah musik-musik instrumental untuk mencegah masuknya lirik-lirik negatif. Namun, meski begitu tak juga semua musik instrumental bisa digunakan. Ada musisi-musisi khusus yang memang telah memiliki lisensi untuk digunakan dalam relaksasi. Biasanya musik ini akan digabungkan dengan suara-suara natural dari alam. Coba terlebih dahulu sambangi Youtube untuk mencari tipe-tipe musik jenis ini.

So, singkirkan pikiran negatif sebelum tidur!

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Mulai Dari 1G Hingga Kini 4G, Kamu Mengalami Era Yang Mana?

Rindu dengan si Dia yang nan jauh di sana tinggal angkat smartphone lalu lakukan video call. Semudah itu memang saat ini memecah rindu. Teknologi memang sudah sedemikian memudahkan.

Tapi toh kemudahan itu tak datang serta merta. Sekian proses teknologi dilalui hingga kita menjejak di era ini. Sebagian kamu bahkan mungkin sempat merasakan era itu. Tentunya worth it untuk menyimak perjalanan teknologi seluler dari waktu ke waktu ini

Bayangkan Hidup Di era 1G, Handphonemu Cuma Bisa Dipakai Telepon Saja

Angkatan pertama atau 1G, santer diperkenalkan sejak 1970-an. Seandainya saja ketika itu Mark Zuckerberg sudah lahir dan menciptakan jejaring facebook, jangan harap kamu bisa update status memakai jaringan ini. Sebab teknologi pada golongan ini masih bekerja dengan memanfaatkan transmisi sinyal analog, yang hanya diperuntukkan pada panggilan telepon saja.

Ukuran ponsel di masa 1G pun memang cukup tergolong besar, jika dibandingkan dengan ponsel masa kini. Misalnya Motorola seri DynaTAC yang cukup populer pada saat itu. Telepon genggam yang dibuat pada kurun 1984-1994 ini, memiliki bobot 794 gram alias lebih dari setengah kilogram.

Di Era 2G Baru Bisa Kirim SMS, Tak Ada Notif Sudah Dibaca Atau Belum

 

Lahir sebagai adik pertama dari layanan teknologi 1G, sang 2G datang untuk menggantikan sinyal analog ke ranah yang lebih maju yakni Digital. Yap, perbedaan utama antara kedua teknologi tersebut adalah pada sinyal radio yang digunakan.

Beberapa telepon genggam, yang menggunakan teknologi 2G mulai diperkenalkan pada kurun waktu tahun 1990. Tak hanya suara, ponsel pada era ini, sudah dapat berkirim dan menerima data dalam ukuran kecil.

Maksudnya data di sini adalah pengiriman pesan teks (SMS), pesan bergambar serta pesan multimedia (MMS). Kamu yan kebetulan lahir di Era ‘90-an tentu paham, bagaimana pesan bergambar yang sedang dibicarakan. Sulitnya ketika itu jika berkirim pesan tak ada tanda centang dua bahwa pesan sudah dibaca. Kita hanya bisa mengira-ngira sendiri.

Meski sudah mulai ada data transfer, tapi paket yang terkirim masih sangat kecil. Karena itu kemudian jaringan 2G ini dimodifikasi. Dikenalkanlah istilah 2.5G mengacu pada teknologi dengan sistem General Packet Radio Service (GPRS) yang bisa mencapai 50 kbps.

Tak berhenti disitu, jaringan 2G kembali dikembangkan menjadi 2,75G. Sebuah teknologi komunikasi 2G yang dikombinasikan dengan standar Enchanced Data Rates for GSM Evolution (EDGE). Secara teori, kecepatan transfer datanya melebihi 2.5G, yaitu maksimal pada 1 Mbps.

Era 3G Mulai Memungkinkan Kamu Berselfie Dan Mengunggah Ke Sosmed

Penerapan standar GPRS pada teknologi komunikasi 2G jadi jembatan yang akhinya, membuka jalan untuk akses data yang lebih cepat. Sebab setelah kelahirannya, pada tahun 1998 muncul lagi rangkaian yang juga dikenal sebagai generasi ketiga atau 3G.

Teknologi ini sekaligus jadi mobile broadband pertama, alias jaringan pita lebar. Sebuah istilah yang menggambarkan akses pengiriman data lebih cepat. Akses yang lebih cepat ini diiringi dengan melesatnya teknologi ponsel.

Pada saat inilah kita mulai mengenal akses dunia lewat smartphone, transfer data audio, grafis hingga video. Dari sini pula kita mengenal streaming video dan video call dengan sesama pengguna 3G. Di era ini pula sosial media mulai merambat naik dan foto selfie mulai bertebaran dimana-mana

Layaknya ketika 2G dahulu, teknologi 3G juga tak diam di tempat. Dikembangkan pula teknologi yang dinamakan 3.5G dan 3.75G. Teknologinya disebut dengan High Speed Packet Access (HSPA) dan HSPA+, yang memiliki kecepatan transfer data meningkat dengan batas maksimum unduh 14 Mbps, dan kecepatan unggah 5,76 Mbps.

Era 4G LTE Paling Muda Tapi Paling Revolusioner

Teknologi ini menawarkan kecepatan unduh hingga 100 Mbps dan kecepatan unggah hingga 50 Mbps. Dan kecepatan tersebut bisa lebih cepat lagi, tergantung teknologi yang digunakan oleh operator yang kamu gunakan.

Inilah masa dimana para content creator memiliki panggung. Semua bisa berkreasi dan menjadi sosok yang diinginkan dengan teknologi semacam ini. Menjangkau orang-orang lain yang lebih luas bisa dilakukan dengan mudah. Mulai dari youtuber, instagram, blogger hingga content creator di berbagai platform bermunculan.

Di Indonesia sendiri munculnya teknologi 4G mengubah banyak hal. Tak hanya dari user tapi juga penyedia layanan mengubah teknologi mereka untuk menyesuaikan dengan kecanggihan dari 4G LTE.

Smartfren jadi yang paling terdepan soal ini. Smartfren telah menyesuaikan layanannya dengan gaya hidup pintar ala 4G. Yup layanan Smartfren 4G dan Smartfren 4G Plus meluncurkan kartu yang bisa digunakan di semua HP 4G. Kamu sebagai pengguna bisa memilih jenis handphone mulai dari Samsung, iPhone, Oppo, Lenovo dan Motorolla untuk menggunakan Smartfren 4G dan Smartfren 4G Plus.

Tak cuma soal kecepatan dan pilihan handphone beragam, kartu Smartfren 4G GSM dan Kartu Smartfren 4G GSM+, punya kuota 15GB dari kartu Smartfren 4G GSM dan bonus kuota 13GB dari kartu Smartfren 4G GSM+.

Tetunya bonus itu sangat worth it karena Kamu bisa puas streaming dan melakukan banyak hal yang kamu suka. Apalagi 4G yang satu ini juga terdapat fasilitas gratis chatting setahun. Kamu bisa tengok informasi soal hal tersebut di link berikut ini untuk Smartfren 4G dan yang ini untuk Smartfren 4G Plus.

Tak berhenti di tawaran bonus kuota saja, kamu juga bisa ikutan tantangannya. Ada iPhone X sebagai hadiahnya, caranya gampang banget. Kamu tinggal ambil foto kamu dengan ekspresi kamu yang paling worth it. Download imagenya dan share di sosial media kamu dengan menggunakan hastag #BARUTAHUKAN. Untuk info lengkapnya yuk kunjungi barutahukan.com.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Saat Tidur Perbanyaklah Memeluk Guling Karena Efeknya Baik untuk Tubuhmu

Apakah kamu adalah tipe orang yang suka menggunakan ataupun memeluk guling saat tidur? Jika iya, maka kamu telah melakukan kebiasaan yang bagus loh. Memang, memeluk guling saat tertidur terlihat sangat biasa. Bahkan, beberapa orang mengejek seseorang yang memiliki kebiasaan tidur dengan memeluk bantal guling.

Namun, dibalik semua itu, sebenarnya ada banyak manfaat dibalik kebiasaan yang satu ini. Malah beberapa manfaat tersebut dinilai baik untuk kesehatan kita. Jadi, inilah 5 manfaat baik dari kebiasaan tidur sambil memeluk guling.

Guling Bisa Digunakan Sebagai Alat Ortopedi Sederhana

Saat otot di punggungmu terasa tegang, cobalah jadikan guling sebagai alas kemudian rebahkan tubuhmu di atasnya. Cukup rebahan beberapa saat hingga tubuhmu merasa rileks kembali. Kamu perlu tahu, guling sejatinya tergolong alat ortopedi lantaran bisa membantu kita agar tidak mengalami keseleo atau sakit apa pun pada tubuh ketika sedang tidur. Karenanya, memeluk guling selain memberi rasa nyaman, juga membawa manfaat baik untuk kesehatan.

Untuk Anak-anak, Guling Lebih Aman dibanding Bantal Kepala

Tekstur guling yang lebih kaku daripada bantal membuat anak-anak lebih disarankan menggunakan guling ketika tidur. Risiko bahayanya jauh lebih rendah, termasuk menghalau risiko cedera pernapasan ketika anak-anak tidur. Karenanya, untukmu yang sekarang jadi orangtua muda, tak ada salahnya membiasakan si kecil untuk tidur beralaskan guling.

Memeluk Guling Akan Membuat Jiwamu Tenang sehingga Pikiran Akan Jauh Lebih Rileks Ketika Bangun Keesokan Harinya

Sebuah penelitian menunjukkan, tidur sembari memeluk guling dapat meringankan ketegangan otot yang telah terakumulasi selama beraktivitas. Baik ketegangan di sekitar leher maupun di area punggung. Di samping itu, guling juga baik bagi ibu hamil lantaran bisa membuat rileks saat tubuh merasa pegal-pegal saat hamil. Orang yang tidur dengan memeluk guling pun disinyalir lebih memiliki tidur yang berkualitas dibanding mereka yang tidur hanya beralaskan bantal kepala saja.

Sirkulasi Darah Akan Jauh Lebih Lancar Bila Kamu Terbiasa Tidur Memeluk Guling

Faktanya, tidur ditemani guling dan memeluknya sepanjang malam dapat membantu tubuhmu jadi lebih sehat. Saat kamu memeluk guling, kakimu akan terangkat sehingga membantu peredaran darah ke jantung jadi lebih lancar. Dalam hal ini, jantung tak perlu lagi bekerja keras memompa darah ketika kamu tidur. Karenanya, jangan tinggalkan kebiasaan baik ini ya!

Bahkan Jika Kamu Merasa Postur Tubuhmu Kurang Baik, Dapat Diperbaiki dengan Terbiasa Tidur Memeluk Guling

Ya, tidur sembari memeluk guling dan menghadap ke satu sisi ternyata bisa membantu meluruskan bagian tulang belakang. Guling berperan mendorong postur tubuh dengan baik seperti menjaga agar punggung tetap lurus dan tegak. Mumpung masih muda, kapan lagi kamu bisa memperbaiki postur tubuh dengan kebiasaan yang sederhana?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Perut Buncit Tak Akan Muncul Selagi Kamu Bisa Menjaga Pola Ngemil yang Sehat Nan Teratur

Coba ingat lagi, terakhir kali kamu ngemil, kira-kira makanan apa yang kamu jadikan menu ngemilmu? Apakah kaya akan gizi? Atau sebatas ngemil snack kaya MSG? Sadar tidak sadar, sejatinya kebiasaan mengonsumsi camilan semacam ini membuat tubuhmu menerima banyak kalori, lebih dari jumlah yang dibutuhkan setiap harinya.

Ngemil bahkan kerap dijadikan alternatif terbaik saat pikiranmu sedang dilanda stres. Alih-alih stresmu hilang, masalah selanjutnya yang muncul justru kamu jadi kesal karena berat badanmu bertambah dan perutmu membuncit. Terutama perempuan, pasti akan kesal jika melihat perut tak lagi rata. Kamu perlu menyadari jika hal ini memang rentan terjadi. Lantaran saat stres, kamu cenderung tak mengurangi porsi makanan beratmu serta tidak melakukan olahraga sehingga lemak pun tertimbun di perutmu.

Disamping itu, kamu benar-benar tidak memikirkan apa lagi menghitung asupan kalori. Sejatinya, hal-hal seperti ini bisa disiasati dengan pemilihan jenis camilan. Dibanding kamu mengonsumsi makanan yang kaya kalori dan MSG namun sedikit nutrisi, lebih baik gantilah menu camilanmu dengan snack alami seperti kacang-kacangan atau buah-buahan.

Camilan Kacang-kacangan yang Kaya akan Protein dan Serat Tentu Baik untuk Tubuhmu

Kamu perlu tahu, semua jenis kacang-kacangan baik kacang tanah, kacang almond, hingga kacang mede sejatinya kaya akan protein dan serat yang membuat tubuhmu bisa kenyang lebih lama. Sebuah studi menyebutkan, mengonsumsi kacang almond secara rutin bahkan bisa menurunkan kadar kolesterol jahat. Disamping itu, almond juga menyumbang 3,5 gram serat dan 6 gram protein. Untuk camilan yang menyehatkan, lebih baik pilih kacang-kacangan yang tidak mengandung garam.

Memilih Camilan Telur Rebus Akan Membuatmy Lebih Berenergi

Meski terbilang tak lazim, mengonsumsi telur rebus sebagai camilan pun baik untuk kesehatan. Dua telur rebus mengandung 155 kalori serta 12 gram protein. Kandungan gizi inilah yang membuatmu bisa lebih berenergi saat bekerja.

Susu Coklat yang Nikmat juga Bisa Menjadi Pilihanmu

Tahukah kamu? Sekitar 200 ml susu coklat yang bebas lemak biasanya terkandung 135 kalori. Mengonsumsi susu coklat saat beraktivitas sejatinya baik lantaran susu tergolong snack tinggi kalsium yang bisa mengenyangkanmu di jam-jam usai bekerja. Disamping itu, kadar gula yang pas serta protein pada susu bermanfaat memulihkan otot yang lelah.

Popcorn tanpa Bumbu Tambahan Bisa Menjadi Sumber Serat dan Kalori yang Akan Membuatmu Perut Kenyang Lebih Lama

Kalau di bioskop biasanya popcorn memang tersedia dalam beberapa varian rasa, tapi untukmu yang berniat membuat popcorn sebagai camilan, sejatinya tak perlu menambahkan apa-apa. Berondong jagung yang satu ini diketahui sumber serat dan kalori yang bisa membuat perut kenyang lebih lama. Tak perlu menambahkan gula atau garam lantaran akan jauh lebih baik tanpa tambahan apa-apa. Kelebihan lainnya jika kamu mengonsumsi popcorn, kamu akan terbebas dari ancaman lemak trans atau lemak jenuh.

Apel Panggang pun Bisa Kamu Jadikan Alternatif Lezat

Potongan apel yang dipanggang rasanya akan seperti makanan pencuci mulut, tapi dengan kandungan vitamin dan serat yang sama dan baik untuk tubuh. Agar rasanya lebih lezat, kamu bisa menambahkan olesan kayu manis tanpa takut adanya tambahan kalori.

Hingga Edamame yang Juga Cocok untuk Dijadikan Camilan Sehat

Sebanyak 77 gram kacang edamame atau kacang kedelai muda dapat mengandung 4 gram serat dan 8 gram protein. Disamping itu, mengonsumsi edamame dapat menambah 10 persen asupan kebutuhan zat besi harianmu demi menjaga tubuh tetap bersemangat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Hati-hati, Napas Terengah-engah Padahal Tidak Sedang Olahraga Pertanda Kamu Alami Stres Tingkat Tinggi

Pemicu stres bisa dari mana saja. Mulai soal pekerjaan yang menumpuk, sudah dikerjakan tapi sepertinya tak kunjung berkurang. Belum lagi rekan kerja yang tidak kooperatif, hingga atasan yang lebih suka marah-marah. Hal-hal semacam itu dengan mudahnya membuat mood jadi berantakan bukan? Belum lagi kalau tiba-tiba ada saja konflik dengan pasangan, hingga masalah finansial yang mendera kantong.

Akan ada masanya kita merasa beban hidup ini bertumpuk. Meski kamu bisa menjalani aktivitas harianmu seperti biasa dan merasa semuanya tetap berjalan lancar, secara tak sadar tubuhmu perlahan akan merasa stres. Ketika tubuhmu merasakan situasi dan kondisi yang sedemikian berat, sejatinya ada ‘alarm’ alami yang bertugas mengingatkanmu kalau kamu tak boleh membiarkan stres menderamu sepanjang waktu. Hanya saja, sinyal yang ditunjukkan tubuh seringkali kamu abaikan. Kamu sejatinya wajib mengenali tanda-tanda ini.

Tidak Ada Angin Tidak Ada Hujan, Tapi Entah Kenapa Kamu Hobinya Marah-marah

Percayalah, mengendalikan emosi jadi hal yang paling menyulitkan, apa lagi kalau kamu sedang didera stres. Tanpa ada alasan yang jelas, kamu rasanya ingin marah-marah untuk hal-hal yang tidak kamu suka. Padahal jauh di dalam lubuk hatimu, kamu merasa saat ini seperti bukan kamu yang ada dalam dirimu. Hati-hati, kalau kamu sudah merasa demikian, artinya kamu perlu beristirahat sejenak demi kesehatan mentalmu.

Napas Terengah-engah Padahal Tidak Sedang Olahraga, Jangan Sampai Lengah, Kamu Harus Cari Tahu Penyebab Stresnya

Kamu wajib tahu, serangan panik dan stres tingkat tinggi bisa terjadi lantaran kadar oksigen di dalam otak tidak ideal. Hal ini bisa dikenali dari cara kamu bernapas. Saat sedang dalam situasi stres, biasanya kamu akan lebih banyak melibatkan pundak dan punggung saat bernapas. Hal ini juga bisa menjadi tanda kalau denyut jantung dan tekanan darahmu meningkat. Jadi, kalau kamu sering merasa terengah-engah, padahal tidak sedang olahraga, itu tandanya pikiranmu sedang tertekan. Bila sudah sering mengalami hal ini, artinya kamu perlu cuti dan liburan.

Kamu Jadi Tak Bisa Diam dan Selalu Sibuk dengan Banyak Hal, Padahal Sejatinya Kamu Sendiri Bingung Sebenarnya Sedang Ada Apa

Sepertinya kamu tak berhenti melakukan banyak hal. Ada saja yang kamu lakukan sepanjang hari, seakan-akan hatimu tidak nyaman kalau kamu hanya berdiam diri. Percayalah, kalau kamu merasa demikian, itu artinya kamu sedang didera stres. Pasti dalam kesibukanmu itu, kamu pun sebenarnya bingung sendiri karena tak tahu tujuanmu saat melakukan banyak hal. Untuk mengantisipasi hal itu, lebih baik kamu lakukan hal-hal berikut:

  1. Jaga Pola Tidurmu, Jangan Sampai Pola Tidurmu Berantakan, Apa lagi Kalau Kamu Tak Bisa Tidur pada Sembarang Wantu

Kamu sukar tertidur pulas, matamu bahkan sulit terpejam. Kalau sudah demikian, lebih baik istirahatkan dahulu tubuhmu dari segala macam aktivitas. Kamu butuh tidur dan jangan biarkan tubuhmu berlama-lama didera kondisi semacam ini.

  1. Jaga Asupan Makananmu dengan Makan Secara Teratur

Saat kamu didera stres, bukan tak mungkin berat badanmu bisa turun drastis. Sekalipun kamu  tidak sedang dalam program diet, tapi berat badanmu bisa turun tanpa kamu sadari. Karenanya, penting sekali untukmu menjaga asupan makanan agar daya tahan tubuhmu bisa tetap terjaga dan berat badanmu tetap stabil.

  1. Kurangi Makanan Manis Karena Tak Selamanya Makanan Manis Bisa Jadi Jalan Keluar Untuk Setiap Masalahmu

Meski dianjurkan mengonsumsi makanan manis, bukan berarti kamu bisa mengonsumsi seterusnya. Memang biasanya saat dilanda stres, kamu mendadak suka makanan yang manis-manis. Tapi jangan sampai berlebihan ya. Makanan manis tak selamanya baik untuk kesehatanmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

MOST SHARE

To Top