Community

20 Penyesalan Sewaktu Kita Muda, yang Kini Membuat Kita Ingin Memutar Waktu Lagi

Masa sekolah adalah masa paling menyenangkan. Masa dimana kamu bisa hidup dengan sesuka hatimu, tanpa memikirkan hal berat yang dimiliki oleh orang yang beranjak dewasa. Tanggung jawab yang kamu miliki di masa muda juga tak akan seberat tanggung jawab yang harus kamu pikul saat kamu sudah beranjak dewasa.

Tak heran jika kamu baru menyadari beberapa hal yang seharusnya kamu lakukan di masa mudamu. Apa saja sih penyesalan yang  mungkin kamu rasakan hingga kamu ingin kembali memutar waktu? Coba simak penjelasan berikut.

1. Obsesi yang Salah. Ingin Jadi Anak Populer di Sekolah

Kamu memiliki obsesi yang salah di masa muda. Bukannya ingin menjadi siswa berprestasi malah hanya ingin kepopuleran saja. Parahnya kamu melakukan hal yang salah untuk meraih kepopuleranmu, bukan dengan prestasi malah dengan hal-hal yang tidak terpuji.

2. Berteman dengan Mereka yang Kamu Anggap Populer

Kamu tidak mementingkan kualitas dalam berteman, yang terpenting bagimu hanyalah dia populer di sekolah, jadi dia layak untuk kamu jadikan teman.

3. Membully Anak-Anak yang Dianggap Cupu

Untuk terhindar dari bully-an teman, tak jarang kamu ikut-ikutan membully teman yang dianggap cupu. Kamu merasa dirimu sudah cukup populer dan hebat dengan membully teman lainnya.

4. Tak Berani Melawan Saat Jadi Objek Bully-an

Kamu terlalu penakut dan tidak berani melawan saat teman-temanmu menjadikanmu bahan bully-an. Jangankan untuk membalas, untuk membela dirimu sendiri saja kamu tak ada keberanian.

5. Banyakan Bermain Dibanding Serius Belajar

Keasyikan bermain dan melupakan belajar sering kamu lakukan di masa muda. Hasilnya, saat kamu beranjak dewasa, ilmu yang kamu dapatkan sangat minim dibanding temanmu yang selalu serius dalam belajar.

6. Gagal Masuk Jurusan Impian Karena Belajar Pakai Sistem Kebut Semalam

Kamu gagal masuk jurusan yang kamu impikan karena hanya belajar dengan sistem kebut semalam. Seharusnya kamu menyiapkannya dengan matang. Bukan menyepelekannya lantas percaya diri dengan hasil yang akan kamu dapatkan dengan hanya belajar semalam suntuk saja.

7. Gagal Memanfaatkan Waktu untuk Mengasah Kemampuan

Kamu terlalu asyik bermain-main sampai akhirnya lupa memanfatkan waktu untuk mengasah kemampuanmu sendiri. Alhasil saat kamu sudah dewasa kamu baru aka menyesalinya.

8. Terbiasa Menyontek

Kebiasaan menyontek bukanlah hal yang baik untuk dilakukan. Saat kamu dewasa barulah kamu menyadari bahwa menyontek hanya akan membuatmu tergantung pada orang lain dan tidak percaya akan kemampuan  dirimu sendiri.

9. Menghabiskan Waktu untuk Urusan Cinta Monyet

Cinta-cintaan di usia muda memang masih sebatas permainan. Kamu akan merasa rugi saat kamu sudah dewasa, dimana kamu menyadari bahwa banyak waktu yang terbuang hanya untuk mengurusi cinta monyet yang tak penting.

10. Masuk Jurusan yang Tidak Sesuai dengan Kemampuan dan Keinginan

Kamu sudah memilih beberapa jurusan yang kamu ingin masuki saat kamu lulus SMA. Namun nyatanya kamu malah diterima di jurusan yang tidak kamu inginkan. Parahnya lagi jurusan itu tidak sesuai dengan kemampuan yang kamu miiki.

11. Tidak Patuh akan Nasehat Orangtua

Selalu membantah apa yang dikatakan oleh orangtua bukanlah cerminan perilaku yang layak kamu lakukan. Kamu selayaknya harus menyadari bahwa semua orangtua ingin yang terbaik untuk anak-anaknya.

12. Terlalu “Manut” Apa yang Dikatakan Orangtua

Membantah orangtua memang bukan perilaku yang baik. Namun terlalu manut juga bukan keputusan yang  bijaksana. Kamu punya kehidupanmu sendiri. Kamu yang tahu kemana harus membawa dirimu di masa depan. Tak perlu dengan cara membantah, kamu bisa mendiskusikannya dengan baik bersama orangtua agar mereka pun memahami dan mendukung apa yang diinginkan oleh anaknya.

13. Tidak Jadi Remaja Seutuhnya

Masa Remajamu tak kamu isi dengan hal yang  mungkin tidak bisa kamu lakukan lagi saat kamu dewasa. Kamu kurang mengeksplor diri. Kamu cenderung takut untuk melakukan hal yang baru. Sedangkan saat dewasa kamu baru sadar, kamu tak bisa mencoba-coba hal baru tanpa pertimbangan yang matang.

14. Memaksakan Beli Barang Mahal Demi Gengsi

Persaingan yang tak sehat pernah kamu lakukan di masa lalu. Bersaing hanya untuk gengsi semata. Kamu memaksakan diri membeli barang-barang mahal hanya karena tak mau tersaingi oleh teman yang kamu anggap sebagai rival.

15. Pacaran Cuma Karena Nggak Mau Dibilang Jomblo

Terlihat konyol memang. Kamu akhirnya menerima cinta orang yang nggak kamu sukai sama sekali hanya karena nggak mau dibilang jomblo. Gengsi lebih kamu utamakan.

16. Keasyikan Main Game Sampai Lupa Waktu

Game memang membuat kecanduan. Tapi yang akan lebih membuatmu menyesal adalah saat kamu menyadari bahwa dulu saat kamu masih muda kamu terlalu asyik main game sampai lupa segalanya. Kamu lupa waktu, lupa menjaga kesehatan, sampai lupa untuk menyiapkan masa depan.

17. Tidak Percaya Diri untuk Mencoba Hal yang Kamu Mau

Kepercayaan diri seseorang memang harus dipupuk sejak dini.  Saat usiamu masih muda dan masih banyak kesempatan, kamu cenderung mengurung diri dan nggak berani menunjukkan kemampuan yang kamu miliki. Sehingga tak khayal saat kamu dewasa kamu baru menyesalinya.

18. Nggak Berani Menolak Ajakan Teman untuk Tawuran

Kenakalan remaja memang marak terjadi di kehidupan ini. Kamu pun pernah merasakan dan melakukannya. Dulu kamu menganggap dengan ikut tawuran, kamu akan semakin terlihat maskulin dan jagoan. Namun nyatanya, saat dewasa kamu akan menyadari bahwa tawuran adalah hal yang merugikan. Belum lagi jika ada luka cacat di tubuhmu akibat tawuran di masa lalu.

19. Nggak Berani Menolak Ajakan Pacar untuk Berbuat yang Macam-Macam

Pacaran memang suatu hal yang dilarang oleh satu agama tertentu. Namun masih saja banyak remaja yang melakukannya. Ada kalanya saat kamu sudah dewasa, kamu menyesali masa lalumu yang nggak berani mengatakan tidak saat diajak oleh pacar untuk berbuat di luar batasan normal.

20. Terlalu Asyik dengan Gadget

Sebagai seorang remaja, tentu kamu sudah sangat mengenal akses informasi via internet. Namun belum tentu kamu pun paham cara yang bijak untuk memanfaatkannya. Di era saat ini memang hampir semua kalangan sudah bisa mengoperasikan gadget pintar untuk mengakses informasi via internet.

Tidak jarang para remaja malah justru menggunakan gadget untuk hal yang kurang bermanfaat dan cenderung memiliki kecanduan tersendiri dengan gadgetnya. Alhasil kamu yang seorang  pecandu gadget akan memiliki pengetahuan dan pengalaman dengan dunia luar yang sangat minim, karena kamu lebih suka menghabiskan waktumu dengan bermain gadget dan melihat dunia luar tidak secara langsung melainkan hanya lewat sebuah layar saja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pergi ke Bandung, Bisa Lewat Banyak Cara. Kamu Pilih yang Mana?

Untukmu yang tinggal di kawasan Jabodetabek, mungkin agak suntuk kalau menghabiskan waktu liburan atau akhir pekan hanya di sekitaran tempat tinggalmu. Ingin rasanya pergi sejenak ke luar kota demi menghilangkan kepenatan setelah lima hari dalam seminggu suntuk bekerja di Ibukota. Kota terdekat yang biasanya jadi tujuan warga Jabodetabek untuk berlibur ya salah satunya Bandung.

Berjarak sekitar 150 km dari Jakarta, Bandung menawarkan suasana yang kontras nan asri dibanding Jakarta. Meski tak dipungkiri, kemacetan kini juga mendera kota tersebut—terutama saat hari libur, tapi tak menyurutkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Bandung. Akhir pekan biasanya dipilih, terutama bila ada tanggal merah di hari Jumat, Bandung akan tumpah ruah oleh wisatawan asal Jabodetabek. Menariknya, kini kita tak lagi dipersulit untuk akses ke Bandung. Kamu sendiri, bagaimana? Kalau diminta memilih, kamu akan ke Bandung naik apa?

Naik KRL Disambung Kereta Ekonomi. Meski Memakan Waktu, Setidaknya Tak Memakan Banyak Biaya Perjalanan

Tahukah kamu kalau ongkos ke Bandung bisa bermodalkan kurang dari Rp 30 ribu? Untukmu yang terbiasa naik KRL, barangkali perlu mencoba. Karena ternyata pergi ke Bandung bisa dengan sambung-menyambung KRL sehingga tak memakan ongkos yang cukup banyak. Caranya, dari stasiun asalmu, kamu naik KRL hingga Stasiun Manggarai.

Dari stasiun Manggarai yang adalah stasiun transit, sambung lagi dengan menaiki KRL dengan tujuan akhir Stasiun Cikarang. Selanjutnya, dari Stasiun Cikarang kamu beralih ke kereta ekonomi Walahar jurusan Purwakarta dengan harga tiket Rp 6 ribu. Baru dari Purwakarta, kamu kembali naik kereta ekonomi Cibatuan menuju Bandung hanya dengan tarif Rp 8 ribu. Coba hitung, ongkos perjalananmu dari Jakarta menuju Bandung tak sampai Rp 30ribu. Hemat bukan?

Beli Tiket Bus Travel Agar Tak Lelah dan Bisa Tidur Sepanjang Perjalanan

Kalau tak ingin lelah selama perjalanan ke Bandung, kamu bisa memilih untuk naik bus travel. Apalagi varian bus travel kian beragam dan semakin menawarkan kenyamanan sepanjang perjalanan. Alih-alih lelah, kamu justru bisa tertidur lelap selama perjalanan.

Keberadaan jalan tol Cipularang pun mempercepat perjalananmu dari Jakarta ke Bandung. Di luar adanya situasi waktu tempuh hingga ke pintu tol daerah Bandung bisa dipersingkat hanya 3 jam saja. Nantinya sampai tujuan, kamu cukup check in di penginapan dan melanjutkan agenda jalan-jalanmu. Efisien dan menyenangkan, bukan?

Naik Kereta Argo Parahyangan Demi Efisiensi Waktu

Kereta Argo Parahyangan sudah jadi primadona bila ingin bepergian dari Jakarta ke Bandung. Harga tiket dibawah Rp 100 ribu terbilang cukup terjangkau lantaran fasilitasnya juga mumpuni selama penumpang berada di dalam gerbong kereta. Belilah tiket dari jauh-jauh hari. Karena walaupun hanya bepergian ke Bandung, tiket kereta yang satu ini cukup banyak peminatnya.

Kereta ini memulai rutenya dari Stasiun Gambir dan berakhir di stasiun tujuan, Stasiun Bandung. Hal menarik lainnya kalau kamu memilih naik kereta Argo Parahyangan yaitu pemandangan selama di perjalanan. Rute kereta yang satu ini akan melewati jalur yang cukup ekstrem namun tetap aman. Sebagian dari penumpang mengaku penasaran dan memilih naik kereta ini lantaran ingin menikmati sensasinya berkereta lewat jalur yang ekstrem.

Kalau Pergi Sekeluarga Mungkin Memang Lebih Baik Menyewa Mobil Pribadi

Sementara untukmu yang mungkin memang berencana pergi ke Bandung bersama keluarga besar, memang lebih baik berkendara dengan mobil pribadi. Meski tak senyaman naik travel, yang terpenting kamu tiba di tujuan dengan selamat, bukan? Lagi pula, selama perjalanan, kamu dan anggota keluargamu bisa menghabiskan waktu dengan bercengkrama. Kalau sepanjang hari kerja kamu sukar sekali menemukan momen semacam ini, maka biarlah perjalanan ke Bandung jadi kenangan yang menarik untuk keluargamu.

Tapi Kalau Pergi Bareng Teman Sepermainan, Sangat Disarankan untuk Touring Demi Menambah Pengalaman

Touring ke Bandung? Pasti seru! Apalagi kalau hal ini sudah masuk agendamu bersama kawan-kawan sejak jauh-jauh hari. Kapan lagi kamu bisa berkendara sembari membuat momen agar diingat sampai hari tua? Soal persiapan, H-sebulan sebisa mungkin kamu berdiskusi dengan teman-temanmu agar rencana touring bisa dieksekusi. Terpenting, keselamatan dan keamanan saat berkendara yang pasti harus jadi dua hal utama. Meski mungkin kamu terbiasa touring dengan jarak melebihi Jakarta-Bandung, ingatlah mungkin touring kali ini akan memberikan pengalaman berbeda. Tetap buatlah perjalanan kali ini jadi mengesankan.

Soal kendaraan, kamu bisa mempercayakan kuda besi dari Suzuki yaitu Suzuki GSX-S150. Kamu jangan khawatir, tak hanya nyaman dipakai berkendara sehari-hari, motor ini pun tetap menunjukkan performa yang mumpuni untuk durasi perjalanan jauh.

Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Tipe GSX-S150 ini memang bergaya street fighter yang juga mengadopsi tampilan touring yang cocok untuk perjalanan jauh. Karena itu posisi berkendaranya tak terlalu menunduk macam di tipe R. Handle barnya dibuat lebar dengan posisi yang berada tinggi di atas tangki dan tempat duduk. Tentunya gaya berkendara ini dimaksudkan agar pengemudi tak lekas lelah dalam perjalanan jauh.

Manajemen mesin GSX-S150 ini dilengkapi dengan 6 sensor untuk efisiensi kerja untuk membuat konsumsi bahan bakar lebih ekonomis. Sistem pengapiannya disebut closed loop, dengan adanya oksigen sensor pada pembuangan yang bisa dibilang jarang diterapkan pada motor sekelasnya. Ini juga termasuk penerapan throttle body diameter 32mm dan injektor 10 lubang produk Mitsubishi agar pengabutan campuran bahan bakar lebih atomized. Sebagai bocoroan, teknologi ini serupa yang ada pada GSX-R 1000 loh.

Serunya performa tinggi ini diimbangi dengan radiator yang besar. Dengan ukuran pendingin air yang besar ini, diharapkan suhu mesin akan tetap optimal meski dipacu dengan tenaga maksimal. Dan pastinya akan tetap nyaman jika dipakai dalam durasi perjalanan jauh atau untuk dipakai harian.

Konsisten dengan konsep ini, tangki dibuat aerodinamis dengan bentuk melengkung. Kapasitasnya yang mencapai 11 liter, dipastikan cukup untuk mencapai jarak tempuh jauh. Meski aerodinamis  justru penampilan GSX-S150 ini terlihat cukup gagah. Dijamin perjalan touring ke Bandung akan jadi momen tak terlupakan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Mahalnya Pernikahan Adat di Indonesia

Indonesia terkenal dengan budayanya yang kental dan beragam. Salah satu yang disoroti oleh mata dunia adalah pernikahan adat yang ada di Indonesia dengan biaya yang cukup fantastis. Rentetan acara yang panjang bisa menghabiskan puluhan hingga ratusan juta. Ini beberapa pesta pernikahan adat di Indonesia yang memakan biaya cukup mahal.

1. Pernikahan Adat Nias

Pernikahan adat Nias merupakan salah satu pernikahan adat yang menerapkan sistem mahar. Mahar yang diminta setara dengan harga 25 ekor babi. Sedangkan harga babi di sana kisaran 1-2 juta. Jika maharnya saja bisa mencapai angka 50 juta, bagaimana jika ditambah dengan biaya pernikahan yang lainnya.

2. Pernikahan Adat Karo

Pernikahan adat Karo merupakan salah satu pernikahan adat yang memiliki rentetan acara yang panjang. Menurut info yang didapat, ada tiga tahapan dalam pernikahan adat ini, yaitu tahap persiapan, pesta pernikahan, dan setelah pernikahan. Setiap tahapnya memiliki rentetan acara yang cukup banyak, sehingga bisa dibayangkan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk menggelar pernikahan adat ini.

3. Pernikahan Adat Bugis

Pernikahan adat Bugis menerapkan sistem mahar yang disesuaikan dengan status sosial pria yang hendak meminang. Jika pria yang hendak meminang adalah pria yang berpendidikan tinggi, maka mahar yang diminta akan lebih tinggi jika dibanding dengan pria yang berpendidikan rendah. Kabarnya sih maharnya saja bisa mencapai 75 juta.

4. Pernikahan Adat Jawa

Orang Jawa biasanya tidak terlalu mempermasalahkan masalah mahar. Namun rentetan acara yang begitu panjang tentu akan menghabiskan dana yang cukup besar. Ditambah dengan kebiasaan orang jawa yang mengundang banyak sekali keluarga dan kerabat untuk datang di acara pernikahan, tentu berpengaruh pada dana yang harus dikeluarkan.

5. Pernikahan Adat Aceh

Aceh merupakan salah satu daerah yang menerapkan sistem mahar dalam pernikahan adatnya. Mahar yang diminta tidak diukur dari uang melainkan emas atau mayam. Mahar yang diminta senilai 3,3 gram emas atau senilai uang sekitar 2 jutaan. Memang tidak terlalu mahal,namun jika calon peminang berasal dari kalangan menengah ke bawah tentu akan cukup merasa terbebani.

6. Pernikahan Adat Bali

Biaya yang dikeluarkan untuk pernikahan adat Bali bisa mencapai puluhan juta atau bahkan ratusan. Hal ini karena dalam pernikahan adat Bali diperlukan banyak aksesoris. Misalnya untuk sesajen dan dekorasi pesta adat yang banyak menggunakan daun kelapa.

7. Pernikahan Adat Sasak

Pernikahan di daerah Lombok, Nusa Tenggara Barat, biasanya mematok mahar yang cukup mahal. Belum lagi jika calon peminang berasal dari tempat yang jauh. Calon peminang yang berasal dari jauh atau seitar lebih dari 20 kilometer akan dikenakan mahar yang lebih mahal.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Hal Tentang Cinta yang Perlu Kamu Percayai

Cinta memang suatu hal yang tak terduga. Kita tak dapat mengatur untuk siapa cinta itu ada dan dari siapa kita akan menerimanya. Cukup ikuti saja aliran arusnya. Ini dia 7 hal yang perlu kamu percaya dalam urusan cinta.

1. Cinta Datang di Waktu yang Tepat

Tak usah risaukan perkara cinta yang tak kunjung datang. Suatu saat nanti pasti akan ada seseorang yang dengan tulus memintamu untuk jadi pelabuhan hatinya.

2. Cinta Tak Memandang Usia

Cinta bisa datang di antara siapapun tanpa memandang usia mereka. Percayalah tentang hal itu. Karena toh dalam kehidupan nyata juga sudah banyak orang yang menjalani hubungan dengan perbedaan usia yang cukup jauh atau dengan usia cewek yang lebih tua dibandingkan cowoknya.

3. Cinta Akan Memberimu Ruang untuk Menikmati Kesendirianmu Terlebih Dulu

Cinta tahu kapan dia harus datang dan kapan harus memberikan ruang bagimu untuk menikmati kesendirianmu terlebih dulu. Jika sudah saatnya pasti cinta itu akan datang dengan sendirinya tanpa kamu minta.

4. Tak Perlu Buru-buru Mencari Pengganti Cinta yang Lama

Patah hati merupakan hal yang wajar dirasakan oleh insan yang pernah jatuh hati. Namun untuk menemukan cinta yang tepat, kamu tak perlu terburu-buru untuk mencari pengganti dia yang menjadi cinta lama bagimu.

5. Kepahitan Masa Lalu Bukan Hal yang Bisa Menghalangi Kebahagiaanmu di Masa Depan

Pahitnya kehidupan dan rasa cinta yang mungkin pernah kamu rasakan di masa lalu bukan hal yang harus kamu ratapi secara terus-menerus. Percayalah bahwa suatu saat nanti akan ada cinta yang datang untuk membawa kebahagiaanmu di masa depan.

6. Cinta Tak Memandang Fisik

Di luar sana ada banyak orang yang tetap mencintai tanpa memandang fisik pasangannya. Ya, karena memang cinta tak pernah memandang fisik seseorang, melainkan hatinya.

7. Cinta Tak Butuh Waktu yang Lama Untuk Bisa Serius

Jika memang sudah saling cinta dan saling nyaman satu sama lain, maka tak butuh waktu lama untuk bisa serius terhadap hubungan yang dijalani dengan pasangan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Hati-hati, Sifat Negatif yang Tak Segera Diatasi Bisa Jadi Bumerang Bagi Diri Sendiri

Di dalam diri setiap orang pasti ada karakter positif yang sifatnya membangun serta karakter negatif yang mungkin bisa membuat dirimu enggan berkembang. Adanya karakter positif sejatinya bisa membuatmu jadi seseorang yang lebih mengenali potensi diri dan mau mengembangkannya lebih baik lagi. Sebaliknya, karakter negatif yang mungkin kamu rasakan ada, justru harus pelan-pelan kamu tangkal. Bagaimanapun, karakter tersebut tak akan membuatmu berkembang. Justru kalau kamu tak bisa menata hati dan pikiranmu, sifat negatif tersebut justru bisa jadi bumerang untuk diri sendiri.

Jangan Terbiasa Mengumbar Masalah Pribadi ke Media Sosial, Ya! Yang Ada Justru Membuat Orang Lain Malas dengan Keberadaanmu

Kalau mengabadikan momen di media sosial ya sah-sah saja. Tapi tidak dengan mengumbar masalah pribadi di ranah media sosial. Memangnya masalahmu akan selesai ketika kamu mengunggah hal itu? Yang ada bisa jadi justru makin runyam. Apalagi biasanya bukan simpati yang kamu dapat, tapi justru jadi bahan omongan teman-temanmu. Wah, jadi, lebih baik selesaikan masalahmu sendiri tanpa harus mengunggahnya terlebih dulu, bukan?

Kalau Salah, ya Akuilah Kesalahanmu, Jangan Justru Jadi Play Victim

Ini yang sering terjadi. Saat kamu mungkin terlibat cekcok dengan teman, yang ada justru kamu jadi play victim atau seolah-olah merasa tersudutkan. Awalnya mungkin yang tak tahu pokok permasalahannya akan simpati. Namun kalau sudah tahu hal ini hanya hasil kepura-puraanmu, percayalah, kamu justru merusak kepercayaan mereka. Ya, mereka akan menganggap kalau kamu terlalu berlebihan dan tak lebih dari orang yang hanya minta dikasihani.

Berhentilah Jadi Orang yang Manipulatif dan Tak Sungguh-sungguh Dalam Sebuah Pertemanan

Dalam sebuah pertemanan, janganlah jadi orang manipulatif alias suka membodohi orang lain hanya dengan menunjukkan sikap pura-pura kesusahan. Pasalnya, banyak sekali orang yang berlaku demikian. Memanfaatkan orang lain hanya demi meminta bantuan padanya bukanlah sifat yang baik. Sekali lagi kalau kamu ketahuan berbohong, selamanya orang akan sukar percaya lagi padamu. Jangan sampai kamu seperti ini ya!

Dalam Sebuah Hubungan, Hindari Sikap Posesif Apalagi Terlalu Mengatur Pasanganmu

Melarang teman atau pacarmu untuk berteman dengan orang lain? Hei, kamu sudah berlaku posesif. Hal semacam ini justru nantinya bisa jadi bumerang sendiri untuk dirimu. Kamu terlalu takut dan khawatir, bahkan kamu seakan tak percaya lagi pada pacarmu lantaran di kepalamu isinya adalah soal larangan pacarmu agar tak bertemu dengan orang lain selain kamu. Wah, percayalah, sifat posesif ini hanya akan memberi dampak buruk pada hubunganmu.

Ingin Semuanya Beres Itu Baik, Tapi Jangan Sampai Terjebak Pada Sikap yang Terlalu Perfeksionis

Yang namanya pekerjaan memang membutuhkan proses dan usaha keras demi hasil yang baik dan sempurna. Namun kalau jatuhnya kamu justru jadi terlalu perfeksionis saat bekerja, yang ada justru akan merusak proses yang selama ini kamu bangun. Tak hanya itu, kamu pun jadi ikut merusak mood orang-orang yang mungkin bekerja dalam timmu sehingga nantinya mereka justru malas mengurusimu karena kamu terlalu ribet.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top